Menteri Haji RI Tinjau Jamaah Haji Kampar di Arafah, Pastikan Kesiapan Hadapi Puncak Armuzna

Beritariau.com, Makkatul Mukarramah — Jamaah Haji Kabupaten Kampar mendapat perhatian khusus dari Menteri Haji dan Umrah RI, Muhammad Irfan Yusuf, saat melakukan peninjauan langsung ke tenda jamaah di Padang Arafah, Selasa (26/05) waktu Arab Saudi.
Kunjungan tersebut dilakukan guna memastikan kesiapan jamaah menghadapi puncak pelaksanaan ibadah haji di Arafah, Muzdalifah, dan Mina (Armuzna), yang menjadi tahapan terpenting dalam rangkaian ibadah haji.
Dalam wawancara bersama tim Petugas Haji Daerah Kampar, Menteri Haji dan Umrah RI yang akrab disapa Gus Irfan mengingatkan jamaah agar menjaga kondisi kesehatan, kesiapan mental, serta kebugaran fisik agar mampu menjalani seluruh rangkaian ibadah dengan lancar dan khusyuk.
Selain meninjau kondisi tenda jamaah asal Kampar, Gus Irfan juga mengecek kesiapan layanan syarikah sebagai penyelenggara layanan haji saat pelaksanaan wukuf di Arafah. Kegiatan tersebut turut didampingi Wakil Menteri Haji dan Umrah RI, Dahnil Anzar Simanjuntak.
“Armuzna merupakan fase paling krusial dalam ibadah haji karena seluruh jamaah dari berbagai negara berkumpul di satu tempat. Karena itu, kesiapan jamaah harus benar-benar diperhatikan,” ujar Gus Irfan.
Sementara itu, Kepala Kementerian Haji dan Umrah Kabupaten Kampar, Dirhamsyah, menyampaikan rasa bangga atas perhatian langsung yang diberikan kepada jamaah asal Kabupaten Kampar.
Menurutnya, kunjungan tersebut menjadi motivasi dan penyemangat bagi jamaah untuk melaksanakan ibadah puncak haji sesuai tuntunan.
“Kami merasa bersyukur dan terhormat karena jamaah haji Kampar mendapat perhatian langsung dari Menteri Haji dan Umrah RI. Pesan-pesan yang disampaikan tentu sangat bermanfaat bagi jamaah dalam menghadapi pelaksanaan Armuzna,” ungkap Dirhamsyah.
Di sisi lain, Petugas Haji Daerah Kampar bidang kesehatan, Rita Yulita, memastikan tim kesehatan terus melakukan pemantauan secara rutin terhadap kondisi jamaah, terutama menjelang pelaksanaan puncak ibadah haji.
Ia menegaskan, langkah tersebut dilakukan agar seluruh jamaah tetap sehat dan prima selama menjalankan rangkaian ibadah di Armuzna. (*)

