Gila! Barcelona Tolak Tawaran Rp7,7 Triliun dari Al Hilal untuk Lamine Yamal 

Gila! Barcelona Tolak Tawaran Rp7,7 Triliun dari Al Hilal untuk Lamine Yamal 

Lamine Yamal /Getty Images

Beritariau.com – Klub raksasa Spanyol Barcelona menolak tawaran fantastis senilai £350 juta atau sekitar Rp7,7 triliun dari Al Hilal untuk memboyong bintang mudanya, Lamine Yamal. Tawaran tersebut berpotensi memecahkan rekor transfer termahal dunia, melampaui kepindahan Neymar ke Paris Saint-Germain (PSG) pada tahun 2017.

Meski jumlahnya menggiurkan, baik Barcelona maupun Yamal kompak menolak tawaran tersebut. Pihak klub menegaskan bahwa sang pemain adalah aset penting jangka panjang dan simbol kebangkitan akademi La Masia.

“Lamine adalah proyek masa depan Barcelona. Ia bukan hanya pemain, tapi juga representasi dari identitas klub,” ujar sumber internal klub seperti dikutip media Spanyol.

Yamal, yang baru berusia 18 tahun, juga menunjukkan loyalitas tinggi terhadap klubnya. Dalam sebuah wawancara, ia menegaskan tak berniat meninggalkan Camp Nou.

“Saya tidak bisa membayangkan bermain di klub lain. Barcelona adalah rumah saya,” ucapnya dengan tegas.

Saat ini, Lamine Yamal menikmati salah satu kontrak terbesar di skuad Barcelona. Ia digaji sekitar £33,5 juta per tahun atau setara Rp738 miliar sebelum pajak. Jika dihitung, pendapatannya mencapai: Rp61,5 miliar per bulan, Rp14,1 miliar per pekan, Rp2 miliar per hari, bahkan lebih dari Rp22 ribu per detik.

Meski begitu, Al Hilal dikabarkan siap menggandakan nominal tersebut demi mendatangkan sang wonderkid. Beberapa media Arab Saudi menyebutkan, tawaran ini bisa menjadikan Yamal sebagai pemain terkaya dalam sejarah sepak bola.

Namun Barcelona tetap berpendirian. Raksasa Catalan itu menolak semua bentuk negosiasi, menegaskan bahwa uang sebesar apa pun tak bisa membeli masa depan klub.

Musim ini, Yamal tampil impresif bersama Barcelona dan tim nasional Spanyol, semakin memperkuat pandangan bahwa ia adalah penerus alami Lionel Messi di Camp Nou.

Dengan penolakan ini, Barcelona mengirim pesan tegas ke dunia sepak bola: “Proyek masa depan kami tak dijual, berapa pun harganya.”. (*)