BPJS Ketenagakerjaan Serahkan Kartu Kepesertaan ke Kelompok Nelayan Senapelan dan Rumbai
Beritariau.com, Pekanbaru — BPJS Ketenagakerjaan Cabang Pekanbaru Panam melaksanakan kegiatan pelatihan dan penyerahan kartu kepesertaan kepada kelompok nelayan yang berasal dari Kecamatan Senapelan dan Rumbai.
Acara ini turut dihadiri Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Kota Pekanbaru, Maisisco, S.Sos, M.Si, beserta Ketua Kelompok dan Penyuluh Perikanan Kota Pekanbaru.
Kepala BPJS Ketenagakerjaan Cabang Pekanbaru Panam, Ruszian Dedy, menyampaikan bahwa program jaminan sosial ketenagakerjaan sangat penting bagi nelayan, yang sehari-hari bekerja dengan risiko tinggi di laut.
“Melalui kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan, nelayan mendapatkan perlindungan ketika terjadi risiko kecelakaan kerja maupun kematian. Jika mengalami kecelakaan kerja, seluruh biaya perawatan akan ditanggung tanpa batas, bahkan ada santunan untuk keluarga apabila peserta meninggal dunia. Perlindungan ini memberi ketenangan, sehingga nelayan bisa fokus bekerja,” ungkap Ruszian, Senin (15/9/2025).
Ruszian menjelaskan lebih rinci bahwa nelayan sebagai pekerja BPU (Bukan Penerima Upah) berhak atas manfaat dua program utama yaitu pertama Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) yang bertujuan melindungi peserta dari risiko kecelakaan yang terjadi saat bekerja di laut maupun perjalanan menuju lokasi kerja.
Seluruh biaya pengobatan dan perawatan ditanggung penuh tanpa batas biaya. Jika peserta meninggal akibat kecelakaan kerja, ahli waris akan menerima santunan hingga Rp70 juta serta beasiswa pendidikan bagi dua orang anak.
Kemudian Jaminan Kematian (JKM) yang bertujuan memberikan perlindungan apabila peserta meninggal dunia bukan karena kecelakaan kerja. Ahli waris akan memperoleh santunan sebesar Rp42 juta ditambah biaya pemakaman, sehingga keluarga yang ditinggalkan tetap mendapatkan kepastian perlindungan finansial.
Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian dan Perikanan Kota Pekanbaru, Maisisco, menyambut baik sinergi ini. “Kami berharap kolaborasi dengan BPJS Ketenagakerjaan dapat memperkuat kesejahteraan nelayan, yang merupakan tulang punggung ketahanan pangan di Pekanbaru,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, diharapkan semakin banyak kelompok nelayan di Pekanbaru yang sadar pentingnya perlindungan sosial, sekaligus mendukung upaya pemerintah dalam menekan angka kemiskinan berbasis pekerjaan informal. (*)

