Kampar Bidik Prestasi MTQ Riau 2027, LPTQ Petakan Potensi Juara MTQ ke-55

Beritariau.com, Bangkinang Kota -- Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Kabupaten Kampar mulai mematangkan persiapan menghadapi Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) tingkat Provinsi Riau 2027. Para peserta terbaik dari MTQ ke-55 tingkat Kabupaten Kampar dipetakan untuk mendapatkan pembinaan berkelanjutan agar mampu bersaing di tingkat provinsi.
Langkah tersebut dibahas dalam rapat dewan hakim untuk menetapkan pemenang MTQ ke-55 tingkat Kabupaten Kampar, Jumat (16/10/2026), di ruang rapat LPTQ Kabupaten Kampar, Bangkinang Kota.
Rapat dipimpin Asisten I Setda Kampar sekaligus Ketua Umum LPTQ Kabupaten Kampar, Tengku Said Hidayat, S.STP., M.IP. Pertemuan ini tidak hanya membahas hasil perlombaan, tetapi juga menjadi momentum awal mengevaluasi potensi peserta yang diproyeksikan memperkuat kafilah Kampar pada MTQ Provinsi Riau di Kabupaten Rokan Hulu tahun depan.
Tengku Said Hidayat menegaskan, Pemerintah Kabupaten Kampar memberikan dukungan penuh terhadap program-program LPTQ sebagai bagian dari upaya memperkuat syiar Islam sekaligus meningkatkan prestasi daerah dalam ajang MTQ.
Ia berharap Kampar yang dikenal sebagai Negeri Serambi Mekkah Provinsi Riau mampu menunjukkan kemampuan terbaik melalui pembinaan yang terencana, terarah, dan berkesinambungan.
Menurutnya, peserta yang telah mengikuti MTQ tingkat kabupaten, terutama mereka yang menunjukkan kemampuan menonjol, perlu mendapat perhatian serius. Prestasi yang diraih tidak boleh berhenti pada penghargaan, tetapi harus menjadi titik awal untuk meningkatkan kemampuan menghadapi persaingan yang lebih ketat.
Karena itu, persiapan menuju MTQ Provinsi Riau 2027 perlu dilakukan sejak dini agar para calon peserta memiliki waktu yang cukup untuk mengasah kemampuan dan memperbaiki kekurangan.
Petakan Kemampuan, Perkuat Pembinaan
Sementara itu, Ketua Harian LPTQ Kabupaten Kampar, Dr. H. Erman Gani, memimpin diskusi bersama dewan hakim, pelatih, dan pembina prestasi untuk mengidentifikasi kemampuan peserta yang berpotensi masuk dalam kafilah Kampar.
Pembahasan dilakukan dengan mengevaluasi kelebihan, kekurangan, kesiapan, serta aspek teknis yang masih perlu ditingkatkan dari masing-masing peserta.
Masukan dari dewan hakim, pelatih, dan pembina menjadi bahan pertimbangan dalam merancang pola pembinaan yang sesuai dengan kebutuhan setiap cabang perlombaan.
Melalui evaluasi tersebut, LPTQ Kampar ingin memastikan pembinaan tidak dilakukan secara mendadak menjelang kompetisi. Sebaliknya, proses persiapan diharapkan berjalan lebih sistematis sehingga peserta memiliki kesempatan untuk meningkatkan kualitas penampilan sebelum menghadapi MTQ tingkat provinsi.
Upaya ini juga menjadi bagian dari strategi membangun kafilah yang tidak hanya unggul dari sisi kemampuan membaca dan melantunkan ayat suci Al-Qur’an, tetapi juga siap secara mental dan teknis menghadapi persaingan.
Prestasi dalam MTQ membutuhkan proses panjang, mulai dari latihan yang disiplin, pendampingan pelatih, evaluasi berkala, hingga dukungan pemerintah daerah dan masyarakat. Karena itu, pemetaan potensi menjadi salah satu langkah penting untuk menentukan arah pembinaan selanjutnya.
Hasil Juara Diumumkan Saat Penutupan
Keputusan mengenai para pemenang MTQ ke-55 tingkat Kabupaten Kampar dijadwalkan diumumkan pada malam penutupan, Sabtu (17/10/2026), di Kecamatan Gunung Sahilan.
Selain menjadi penentu peraih prestasi tingkat kabupaten, hasil perlombaan dan evaluasi peserta akan menjadi salah satu bahan bagi LPTQ dalam menyusun strategi menghadapi MTQ Provinsi Riau 2027 di Kabupaten Rokan Hulu.
Sinergi antara pemerintah daerah, LPTQ, Kementerian Agama, dewan hakim, pelatih, dan pembina diharapkan semakin kuat untuk mendukung peningkatan kualitas kafilah Kampar.
Rapat tersebut turut dihadiri Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Kampar, Jalal Syauti; Koordinator Pelaksanaan MTQ sekaligus Kasi Bimbingan Masyarakat Islam Kementerian Agama Kabupaten Kampar, H. Zulfaimar; Kepala Kantor Kementerian Haji Kabupaten Kampar sekaligus Bendahara LPTQ Kampar, H. Dirhamsyah; serta para dewan hakim, pelatih, dan pembina prestasi.
Melalui persiapan yang lebih awal dan pembinaan berkelanjutan, Kabupaten Kampar berharap mampu meningkatkan daya saing kafilah pada MTQ Provinsi Riau mendatang.
Lebih dari sekadar mengejar gelar juara, upaya tersebut juga diarahkan untuk memperkuat kecintaan generasi muda terhadap Al-Qur’an, mendorong pemahaman nilai-nilai keislaman, serta membentuk generasi Qur’ani yang mampu mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari. (*)

