Dishub Akan Tangani untuk Halte

Pengelola Bus TMP Akui Pelayanan Belum Maksimal

Penulis : user | Jumat, 22 Agustus 2014 - 04:06 WIB

Halte Portabel Bus TMP | Beritariau.com 2014

Beritariau.com, Pekanbaru - Belum maksimalnya sarana penunjang untuk Bus Trans Metro Pekanbaru (TMP) saat ini, maka Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Kota Pekanbaru, akan membangun 40 halte jenis portabel.

"Kita sesuaikan penambahan bus dengan keluhan masih minimnya jumlah halte yang ada di beberapa koridor. Untuk itu kita mengupayakan penambahan sekitar 40 halte portabel yang dibangun di kawasan yang dominan," kata Kepala Dinas Perhubungan melalui Sekretarisnya M.Taufik, kepada beritariau.com, saat dikonfirmasi Jum'at (22/08/2014).

Dikatakannya, langkah ini dilakukan untuk meningkatkan segi pelayanan bagi Sarana Angkutan Umum Massal (SAUM) bagi masyarakat kota.

"Akan ditempatkan seperti kawasan dimana jalur penambahan Bus TMP nanti, seperti di kawasan koridor Rumbai dan sekitarnya," tambahnya.

Menurunya, jika dibandngkan dengan yang permanen, halte portabel tersebut dapat meminimalisir anggaran, namun efektif. Karena dari sisi fungsi, hampir lebih sama dengan halte permanen. Hanya saja calon penumpang harus merasakan panas dan hujan saat menanti bus.

Terkait hal ini, menanggapi kurangnya fasilitas pendukung dari SAUM Bus TMP, Dirut PD Pembangunan, Heri Susanto, memang mengakui bahwa pelayanan yang dirasakan masyarakat belum maksimal.

Ia pun menyadari, hal ini disebabkan masih kurangnya sarana penunjang seperti halte yang diperuntukkan bagi penumpang untuk menunggu datangnya bus.

"Meski ada penambahan bus sebanyak 25 unit, akan tetapi pelayanan TMP ini masih belum maksimal," katanya belum lama ini.

Untuk diketahui, saat ini jumlah halte yang ada di Pekanbaru hanya berkisar 350 unit saja. Jika dilihat dari jumlah kebutuhan, idealnya Pekanbaru membutuhkan kurang lebih 500 unit halte lagi. [nof]

Laporkan Berita dan Peristiwa Sekitar Anda ! SMS ke : 081378705055 atau ke alamat email : redaksi@beritariau.com (harap lampirkan identitas diri).


Berita Terkait :

Komentar Via Facebook :