Peserta Disuruh Pulang
Massa terobos Munas Peradi kubu Otto Hasibuan di Riau

Puluhan Massa Tak Dikenal Mendatangi Panitia dan Peserta Munas II Peradi di Hotel Labersa | Beritariau.com 2015
Beritariau.com, Pekanbaru - Meski belum dibuka secara resmi, Musyawarah Nasional (Munas) II Persatuan Advokat Indonesia (Peradi) kubu Otto Hasibuan yang digelar di Hotel Labersa Kecamatan Siak Hulu Kabupaten Kampar, Riau, Jumat (12/06/15) mulai ricuh.
Sejak siang hingga sore, puluhan massa tak dikenal mendatangi para peserta dan panitia yang berada di hotel. Mereka meminta Munas tersebut dibatalkan dan para peserta dari seluruh tanah air disuruh pulang.
Meski mendapat tekanan, kepada Beritariau.com Otto Hasibuan mengaku akan tetap berusaha agar Munas tetap digelar. [Munas Peradi di Riau tak berizin, Otto yakin polisi tak bisa digertak]
"Tetap akan kita gelar. Rekan-rekan advokat sudah berkumpul semua. Agenda demokrasi ini harus tetap berjalan. Rekan-rekan Kepolisian masih tetap berjaga untuk mengamankan," kata Otto.
Meski tak menyebutkan siapa yang berniat menggagalkan Munas tersebut, Otto mengaku tak akan terpancing atas skenario keributan yang akan membuat Munas terganggu.
Sumber Beritariau.com di lokasi menyebutkan, puluhan massa mendatangi parnitia mendesak acara agar dibubarkan. [Baca : Potensi ribut, Munas Peradi di Pekanbaru tak diizikan, polisi siap bubarkan]
Hingga kini belum diketahui dari mana masuknya massa tersebut. Pasalnya, penjagaan di lokasi acara cukup ketat. Bahkan, sejumlah Jurnalis peliput sulit menembus pintu gerbang Hotel bintang lima tersebut.
Akibat adanya tekanan ini, hingga berita ini diturunkan masih berlangsung pertemuan diruangan tertutup antara Otto Hasibuan, Kapolres Kampar AKBP Ery Apriono, Satpol PP dan sejumlah pihak lainnya.
"Pembukaan Munas akan digelar malam nanti. Suasana semakin memanas. Kalau aparat lalai, bisa terjadi keributan," kata Sumber Beritariau.com di lokasi. [Pan]

