Pemersatu Lintas Etnis

Tokoh Riau Penuh Pengabdian DR Antoni Tang Wafat

Dr Tang Antoni | Istimewa | Beritariau.com 2014

Beritariau.com, Pekanbaru - Kabar dukacita menyelemuti warga Riau. Seorang Tokoh Masyarakat Riau yang akrab dikenal sebagai salah satu tokoh pemersatu lintas paguyuban, wafat.

DR Tang Antoni, dosen Jurusan Fisika  Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam (FMIPA) Universitas Riau (UR), menghembuskan nafas terakhir saat landing (mendarat) di Bandara Sultan Syarif Kasim (SSK) Pekanbaru pada pukul 15.52 WIB sore tadi.

Saat itu, Ia baru pulang menjalani perawatan di Gleneagles Hospital Singapura akibat penyakit Kanker Usus Besar yang dideritanya. Pria kelahiran 1 Maret 1959 ini, menutup usia pada 55 tahun .

Kabar kepergian Antoni Tang yang meninggalkan seorang istri dan 4 (lima) anak-anak, membuat sejumlah tokoh masyarakat Riau kehilangan. Sebab, selain sebagai pendidik di Kampus, Ia adalah salah satu tokoh sentral di Paguyuban Sosial Marga Tionghoa Indonesia (PSMTI) Provinsi Riau. Di organisasi itu, Ia dipercaya menjadi Ketua Harian.

"Kami sangat merasa kehilangan. Karena beliau salah satu ujung tombak eksistensi PSMTI. Dia salah satu pendirinya," kata Ketua Umum PSMTI Peng Sutoyo kepada Beritariau.com, Selasa (18/11/14) malam.

Dikatakannya, Antoni adalah sosok yang pemikir dan memberikan hidupnya untuk pengabdian baik kepada negara juga kepada rekan-rekan se etnis dalam menjalin solidaritas.

"Belasan tahun saya kenal beliau. Semangat pluralitas dan keberagaman selalu dipegangnya. Dia selalu peduli terhadap perkembangan Provinsi Riau," ujar Peng.

Dikatakan Peng, sosok Antoni yang kerap menjadi jembatan penghubung lintas paguyuban ini, menjadi inspirator tokoh etnis Tionghoa. "Kini Jenazah beliau sudah dibawa ke rumah duka di Jalan Yos Sudarso, Rumbai," tambah Peng. [roy]