GreenPeace Tetap Kawal

Menteri Siti Nurbaya: LSM Asing Jangan Modus !

Ilustrasi | Beritariau.com 2014

Beritariau.com, Pekanbaru - Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup (KLH) seminta seluruh NGO (Non Government Organization) alias Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) milik asing agar tak memiliki kepentingan khusus dan mengatasnamakan masyarakat untuk menyelamatkan lingkungan.

Pasalnya, Ia menilai sejumlah LSM kerap "berkicau" saat ada pelanggaran lingkungan, namun, saat musibah menimpa, tak ada kontribusi. Ia khawatir, warga akan menjadi korban modus dari kepentingan asing tersebut.

Menteri KLH Siti Nurbaya juga mengatakan, kasus kebakaran hutan di Riau, jangan diboncengi kepentingan asing.

"Dalam menyelesaikan kasus kebakaran lahan di Riau, kita menggandeng semua pihak termasuk di luar struktur pemerintah. Niat mereka (LSM), untuk bersama membenahi kita lihat dan kita pantau bersama. Jangan ada kepentingan asing dalam masalah ini," kata Siti Nurbaya, di Pangkalan Udara (Lanud) Roesmin Nurjadin Pekanbaru saat kunjungannya dengan membawa sejumlah LSM seperti Walhi, Jikalahari dan LSM Asing Greenpeace.

Siti juga mengajak semua pihak, untuk secara bersama menyoroti prilaku LSM asing yang sebelumnya menggembor-gemborkan dirinya sebagai lembaga yang peduli terhadap lingkungan, agar tidak ada penguasaan pihak asing terhadap lingkungan Indonesia.

"Mari kita saksikan bersama, ilmu mereka seperti apa. Kita perhatikan langkah mereka.  Kalau ada hal-hal dibalik itu (kepentingan asing), kita tetap akan menyelematkan aset nasional," terang Siti.

Nasionalis dan Pancasila, kata Siti, sebagai kedaulatan harus terpatri di dalam anak bangsa Indonesia. Kekayaan Sumber Daya Alam (SDA) sebagai aset nasional harus punya tekat bersama untuk kepentingan nasional.

Meski Siti sempat mencurigai adanya kepentingan pihak negara asing melalui LSM lingkungan yang dikirim ke Indonesia sebagai mata-mata, namun Siti meminta agar masyarakat tidak terlebih dahulu untuk negatif.

"Saya juga punya pemikiran yang sama soal itu (kepentingan asing). Namun kita jangan negatif dulu menilainya. Kita lihat bersama, kita bentang bersama, kalau kita tahu dan bisa kita baca hal-hal dibalik itu, kita pasti akan menyelamatkan aset nasional," kata Siti.

Siti datang ke Riau melakukan pemantauan hutan di Riau yang terbakar, dengan menggunakan helikopter dari Lanud Roesmin Nurjadin Pekanbaru.

Ia juga mengunjungi Kabupaten Meranti, tempat PT National Sago Prima beraktivitas, yang diduga perusahaan pembakar lahan, dan Polda Riau sudah menetapkan 3 petinggi perusahaan itu sebagai tersangka.

Terpisah, Juru Kampanye GreenPeace Zamzami mengatakan, pihaknya tetap berpedoman pada langkah-langkah penyelamatan lingkungan. Ia menyambut baik sikap Menteri KLH yang mengikutsertakan LSM dalam agenda lingkungan. Namun, pihaknya juga akan tetap melakukan kritik, jika agenda penyelamatan lingkungan di masa depan bersama tak berjalan semestinya.

"Kita apresiasi sikap Menteri Siti yang tak alergi dengan LSM. Namun, kita tetap akan kawal agenda penyelamatan lingkungan. Terutama kawasan gambut, hutan lindung dan kebakaran hutan," kata Zamzami kepada Beritariau.com. [pan]