Zul: Tak Ada Perlawanan dari Pedagang

Usai Digusur, PKL Pasar Arengka dan Satpol PP "Kucing-kucingan"

Escavator Pemko Pekanbaru Ratakan Bangunan Kios PKL Pasar Arengka | Beritariau.com 2014

Beritariau.com, Pekanbaru - Setelah tuntas melakukan pembongkaran kios Pedagang Kaki Lima (PKL) Pasar Arengka, Pemerintah Kota (Pemko) Pekanbaru kembali turun lapangan untuk melakukan pembersihan sisa reruntuhan.

Sesamppainya di pasar Arengka, Satuan Gabungan yang dipimpin oleh Kepala Satpol PP Pekanbaru, Zulfahmi Adrian mendapati para PKL tetap berjualan.

"Jam 10.00 pagi kita sampai disini, ada pedagang yang berserak di jalan. Mereka berjualan, karena belum kita rapikan. Pada saat kita datang, tak ada yang melawan," kata Zulfahmi Adrian kepada Beritariau.com di pasar Arengka, Selasa (18/11/14).

Meski tidak mendapat perlawanan Zul sapaan akrabnya, mengaku telah siap dalam segala kondisi. "Kalau pun mereka ingin perlawanan kita sudah siap," ungkapnya.

Untuk mengantisipai main kucing-kucingan dengan para PKL, Zul memerintahkan pasukannya untuk berjaga. Selain itu, dia meminta kepada intansi terkait untuk memasang rambu lalu lintas dan menindak pelanggar lalu lintas.

"Jika ada rambu dan sanksi parkir yang tegas dari Dishub dan Polantas, maka ini akan tertib," katanya lagi.

Pantau Beritariau.com di lapangan, satu unit escavator milik Pemko Pekanbaru dirturunkan untuk membersihkan sisa-sisa pembongkaran. [Baca : Belasan Tahun Berdiri, Kini Pasar Arengka Pekanbaru Tinggal Nama]

Selain itu, ratusan pasukan yang terdiri dari Satpol PP pekanbaru, Polri, TNI, Dinas Damkar, Dishubkominfo Pekanbaru, berjaga dan menonton aksi sang operator escavator dalam memainkan alat beratnya. [mar]