Kejati Riau Didesak Ambil Alih Pengusutan Korupsi Pelabuhan Bagansiapiapi

Penulis : user | Kamis, 15 April 2021 - 17:07 WIB

Beritariau.com, Pekanbaru - Pihak Kejati Riau didesak pengunjukrasa untuk mengambilalih pengusutan perkara dugaan korupsi proyek pembangunan pelabuhan Bagansiapiapi, Kebupaten Rokan Hilir (Rohil). Pengusutan kasus ini sebelumnya ditangani Kejari Rohil tetapi hingga kini jalan di tempat alias mangkrak.

Desakan itu diungkapkan para pengunjukrasa yang menamakan diri Aliansi Peduli Rokan Hilir (April) di gerbang masuk kantor Kejati Riau, Kamis (15/4/2021) siang.

Koordinator Lapangan (Korlap) April M Nurlatif dalam orasinya menyebutkan, proyek pembangunan Pelabuhan Bagansiapiapi dibiayai oleh anggaran Kementerian Perhubungan tahun 2018 dengan nilai Rp20,7 miliar. 

Pelaksaan proyek yang sedianya memakan waktu 186 hari, 29 Juni hingga 31 Desember 2018 dikerjakan PT Multi Karya Pratama (MKP) dengan konsultan CV Refana Kembar Anungrah (RKA).

Namun sejalan waktu proyek itu mangkrak serta banyak titik kerusakan dan retak retak fisik pelabuhannya. 

''Kejari Rohil mengusut dugaan korupsi kasus pelabuhan ini, tetapi hingga kini sepertinya jalan di tempat. Oleh sebab itu, kami meminta pihak Kejati Riau untuk mengambil alih penanganan perkara ini,'' tukas M Nurlatif. 

Dia juga meminta Kejati Riau untuk memanggil dan memeriksa Direktur PT MKP terkait fisik bangunan pelabuhan yang retak reak tersebut. * (Den)

Laporkan Berita dan Peristiwa Sekitar Anda ! SMS ke : 081378705055 atau ke alamat email : redaksi@beritariau.com (harap lampirkan identitas diri).


Berita Terkait :

Komentar Via Facebook :