Penggunaan Anggaran Covid-19, Inspektorat Riau Bakal Evaluasi Semua OPD

Penulis : admin | Senin, 03 Agustus 2020 - 14:22 WIB

Asisten III Sekretariat Daerah (Sekda) Provinsi Riau, Syahrial Abdi

Beritariau.com, Pekanbaru - Penggunaan anggaran Covid-19 yang telah dikucurkan oleh Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau, bakal dilakukan evaluasi untuk laporan pertanggungjawaban. Penekanan evaluasi ini lebih kepada OPD yang menggunakan dana APBD untuk keperluan Covid-19.

Hal itu disampaikan oleh Asisten III Sekretariat Daerah (Sekda) Provinsi Riau, Syahrial Abdi, kepada wartawan, Senin (03/08/2020). Dijelaskannya, evaluasi terkait penggunaan anggaran ini ditujukan bagi semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

"Semua OPD yang menggunakan dana APBD untuk Covid-19 wajib dilakukan evaluasi melalui Inspektorat," kata Syahrial.

Adapun proses evaluasi dilakukan mulai dari proses pencairan anggaran sampai pada pemanfaatan anggaran yang telah dikucurkan. Hal ini dianggap penting dilakukan agar setiap anggaran Covid-19 dapat dipertanggungjawabkan dengan baik.

"Yang paling penting itu tepat sasaran. Misalnya pembayaran insentif dan lain-lain," jelasnya.

Dia menambahkan, anggaran yang disalurkan ke OPD setelah refocusing dan realokasi mengharuskan kepada setiap OPD melaksanakan kegiatan-kegiatan yang berkenaan terkait penanganan wabah corona. Seperti, pengadaan alat kesehatan, pendampingan kepada masyarakat, termasuklah di dalamnya penyaluran insentif.

"Kalau kita melihat idealnya, ketika tingkat kebutuhan penanganan Covid-19 tinggi maka pelayanan kesehatan juga tinggi. Nah, hal seperti ini yang harus di sesuaikan. Jangan sampai tidak singkron, sehingga berujung pada temuan," katanya.

Sebanyak Rp473 miliar lebih dana yang bersumber Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Riau sudah dilakukan pergeseran anggaran untuk penanganan COVID-19.

Langkah ini merujuk pada amanat perubahan anggaran dan diprioritaskan untuk 3 aspek. Yakni kesehatan, ekonomi, dan jaring pengaman sosial.

Sebelumnya, Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Provinsi Riau, Indra, menjelaskan, dasar dilakukan pergeseran anggaran pada tahap pertama sesuai dengan Peraturan Gubernur (Pergub) Riau Nomor 08 Tahun 2020 pada Maret 2020 lalu. Jumlah anggarannya sebesar Rp74,9 miliar.

Pada tahap pertama, Pemprov Riau sudah melakukan perubahan anggaran terkait 3 aspek tersebut. Dengan rincian tahap pertama Rp74,9 miliar dialokasikan ke OPD yang mengurus soal penanganan Covid-19.

Setelah pergeseran anggaran pada tahap pertama selesai, Pemprov Riau juga melakukan kegiatan serupa untuk tahap kedua.

Pergeseran anggaran tahap kedua ini dilakukan berdasarkan Pergub Nomor 20 Tahun 2020, pada April lalu, dimana realokasi dan refocusing dilakukan dari belanja langsung sebesar Rp399 miliar. Anggaran ini digelontorkan juga untuk penguatan ekonomi, kesehatan dan jaring pengaman sosial. (*)

Laporkan Berita dan Peristiwa Sekitar Anda ! SMS ke : 081378705055 atau ke alamat email : redaksi@beritariau.com (harap lampirkan identitas diri).


Berita Terkait :

Komentar Via Facebook :