Bangkitkan Sektor Pariwisata Terdampak Covid-19, Pemprov Riau Buat Program BISA

Penulis : admin | Minggu, 02 Agustus 2020 - 20:12 WIB

Ilustrasi

Beritariau.com, Pekanbaru - Untuk membangkitkan sektor pariwisata terdampak Covid-19, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau meluncurkan program BISA (Bersih, Indah, Sehat dan Aman) di masa Adaptasi Kebiasaan Baru (AKB) saat ini.

Gubernur Riau, H Syamsuar, mengatakan, program BISA ini ditujukan bagi seluruh stakeholder pariwisata. Program ini dinilai sangat bermanfaat dan ditunggu pelaku sektor pariwisata.

Selain itu, sejalan dengan surat edaran Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI Nomor HK.01.08/Menkes/382/2020 tentang Protokol Kesehatan Bagi Masyarakat di Tempat dan Fasilitas Umum dalam Rangka Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019 (COVID-19).

"Kita berharap, gerakan BISA ini dapat bermanfaat untuk kita semua dan juga seluruh stakeholder pariwisata dan ekonomi kreatif untuk bangkit mempromosikan Riau yang bersih, indah, sehat, dan aman di mata dunia,” kata Syamsuar, Minggu (02/08/2020).

Diketahui, program gerakan BISA merupakan program padat karya yang mengikutsertakan pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif dalam meningkatkan kebersihan, keindahan, kesehatan, dan keamanan destinasi pariwisata.

Sehingga seluruh pemangku kepentingan yang terlibat di dalamnya siap memasuki masa AKB melalui sektor pariwisata dan ekonomi kreatif menuju masyarakat yang produktif dan aman serta mendukung destinasi pariwisata.

Sementara itu, Kepala Dinas Pariwisata (Kadispar) Provinsi Riau, Roni Rakhmat menjelaskan, gerakan BISA adalah kegiatan yang dipelopori oleh Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.

Program ini bakal dilaksanakan serentak di 3 Kabupaten/Kota yang ada di Provinsi Riau Riau, pada 4 - 5 Agustus 2020 pukul 08.00-16.00 WIB, dengan melibatkan 300 orang pelaku pariwisata dan ekonomi kreatif.

Adapun lokasinya di lima destinasi wisata, yakni Taman Tunjuk Ajar Integritas, Taman Tuan Kadi (Kota Pekanbaru), Pulau Cinta (Kabupaten Kampar) dan Istana Siak Sri Indrapura, Makam Koto Tinggi (Kabupaten Siak).

"Di sektor pariwisata dan ekonomi kreatif perlu langkah-langkah yang cepat, tepat, fokus, dan terpadu melalui sinergitas antara Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif dengan Pemerintah Daerah dan para pemangku kepentingan lainnya," pungkasnya. (*)

Laporkan Berita dan Peristiwa Sekitar Anda ! SMS ke : 081378705055 atau ke alamat email : redaksi@beritariau.com (harap lampirkan identitas diri).


Berita Terkait :

Komentar Via Facebook :