Zulfahmi SE Jemput Aspirasi

Di Kelurahan Rejosari, Jalan Kapas & Jalan Utama Perlu Perbaikan Infrastruktur

Penulis : admin | Minggu, 10 November 2019 - 20:05 WIB

BUKA SESI TANYA JAWAB - Anggota DPRD Kota Pekanbaru dari Fraksi Hanura, Zulfahmi SE, membuka sesi tanya jawab dalam reses yang dilakukan di Jalan Akasia, RW 11, Kelurahan Rejosari, Kecamatan Tenayan Raya | Beritariau.com2019

Beritariau.com Pekanbaru - Jemput Aspirasi atau reses yang dilakukan Anggota DPRD Kota Pekanbaru dari Fraksi Hanura, Zulfahmi SE, menangkap banyak persoalan di Daerah Pemilihannya, Tenayan Raya-Sail.

Persoalan yang paling menjadi sorotan kali ini adalah masalah infrastruktur. Reses dilakukan di Jalan Akasia RW 11 Kelurahan Rejosari, Kecamatan Tenayan Raya,  Minggu (10/11/19).

Seperti penyampaian warga RW 11 Kelurahan Rejosari, H. Humala Dasun Ritonga. Dia berharap, ada perbaikan drainase di Jalan Utama tepat persis di depan RM Ria Catering. 

Menurutnya, drainase yang berada di titik tersebut sangat sempit dan tidak cukup kuat menampung kondisi air hujan dengan intensitas tinggi.

"Kalau sudah hujan lebat kami melihat kondisinya berjalan seperti diatas sungai. Banjir meluap karena kondisi parit tidak cukup menampung volume air hujan dengan intensitas tinggi," pinta Humala, saat menyampaikan aspirasinya.

Humala berharap apa yang menjadi masukan dari reses ini dapat diserap dan diperjuangkan. Sebab, kondisi ini sudah berlangsung puluhan tahun akibatnya warga sekitar menanggung efek yang terjadi.

"Sampai detik ini, belum ada tanggapan positif atas kejadian ini. Parit dangkal, aliran air tidak jelas lari kemana sehingga meluap dan banjir," cetusnya.

Warga lainnya, H Paimun juga menyuarakan aspirasi tentang kondisi yang berada di Jalan Kapas. Selama berpuluh tahun lamanya, jalan tersebut tidak pernah dilakukan perbaikan.

"Jalannya tanah semua pak. Sangat jelek sekali. Paling tidak tahun anggaran ini dapat direalisasi kam pengasapalan dan drainase," ucap Paimun.

Begitu juga warga dengan aspirasi yang dilayangkan warga RW 11, Ganebo. Drainase yang dangkal di daerahnya di Jalan Hopea menyebabkan saluran tersumbat dan jadi sumber sarang penyakit.

"Anak saya saja sampai terkena DBD. Karena genangan air di drainase yang ada di RT 02 RW 11 tadi," jelasnya.

Anggota DPRD Kota Pekanbaru dari Fraksi Hanura, Zulfahmi SE menjawab apa yang menjadi aspirasi dari warganya tersebut. Terutama yang paling mendasar drainase yang sudah tidak layak di Jalan Utama.

"Kondisi itu memang tidak setahun atau 2 tahun. Apalagi itu persis di depan rumah saya. Kita akan bantu perjuangkan. Makanya saya sekarang duduk di Komisi IV DPRD Kota Pekanbaru salah satunya membidangi infrastruktur tadi. Usulan kalau tidak dikawal sampai ke Kota jadi hilang," tegas Zulfahmi.

Terkait kondisi buruknya Jalan Kapas yang disampaikan H Paimun, dia mengatakan bahwa Jalan Kapas tersebut pernah diperjuangkan di tahun 2017. Namun, karena kondisi anggaran Jalan tersebut harus tertunda.

"Untuk Jalan Kapas Insha Allah akan kita perjuangkan, sehingga Jalan Kapas bisa tembus ke Jalan Budi Rahayu," ungkapnya.

Sementara, untuk Jalan Hopea ujung menembus jalan Gaharu akan dilakukan pengecekan terlebih dahulu. Terutama ukuran panjang titik perbaikan. "Kita harap ukuran disampaikan. Nanti di Musrenbang akan kita usulka. dan kawal. Saya minta copy-an arsipnya juga," pinta Zulfahmi.

Reses dihadiri seratusan warga itu, dihadiri oleh Lurah Rejosari, Fabillah Sandy. Beberapa perwakilan tokoh masyarakat juga hadir dalam reses tersebut. [bam]

Laporkan Berita dan Peristiwa Sekitar Anda ! SMS ke : 081378705055 atau ke alamat email : redaksi@beritariau.com (harap lampirkan identitas diri).


Berita Terkait :

Komentar Via Facebook :