Polisi Segel 15 Hektare Gambut Terbakar di Rohil

Penulis : user | Rabu, 02 Januari 2019 - 17:25 WIB

Ilustrasi

Beritariau.com, Pekanbaru - Kepolisian Resor Rokan Hilir, Provinsi Riau menyegel 15 hektare lahan gambut di Kecamatan Tanah Putih. 

Lahan itu terbakar hebat pada awal 2019 ini hingga menyebabkan asap tebal mengepul ke udara. 
    
"Sudah dipasangi garis polisi, langsung dilakukan oleh Satreskrim Polres Rokan Hilir. Selama dipasangi garis polisi lahan ini dalam penyelidikan dan tidak boleh diolah," kata Kepala Polsek Tanah Putih, Kompol L Simatupang, Rabu. 
     
Ia menjelaskan bahwa kebakaran lahan di Tanah Putih, tepatnya Desa Mumugo terjadi dalam tiga hari terakhir. 

Lahan gambut kering yang didominasi semak belukar serta sebagian diantaranya telah ditanami Nanas tersebut masih terbakar dan sulit untuk dikendalikan.
     
Terlebih lagi, dia mengatakan selama proses pemadaman dengan melibatkan tim gabungan TNI, Polri, Manggala Agni dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) tim kesulitan mencari sumber air. 
     
"Air sangat sulit, besok kami baru akan membuat sumur di sekitar lokasi kebakaran. Untuk sementara ini kami hanya membuat blok agar api tidak meluas," ujarnya. 
     
Lebih jauh, Simatupang menjelaskan bahwa lahan yang terbakar merupakan lahan milik masyarakat. 

Sementara, si pemilik lahan sendiri tidak berada di desa tersebut. 

"Ini juga masalahnya, pemilik lahan tidak ada ditempat, kami sudah koordinasi dengan kepala desa untuk melacak pemiliknya," jelasnya.
     
Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Pekanbaru menyatakan bahwa kebakaran yang terjadi di Rokan Hilir akibat minimnya hujan yang terjadi di wilayah tersebut dalam 10 hari terakhir.


"Analisa kita dalam satu dasarian (10 hari) terakhir memang sangat minim hujan di Rohil," kata Staf Analis BMKG Pekanbaru, Bibin.
    
 Untuk itu, ia meminta agar hal tersebut dapat diantisipasi karena kemungkinan munculnya titik panas dan titik api lainnya cukup tinggi diawal tahun ini. 
     
Provinsi Riau pada 2018 lalu berhasil menekan angka Karhutla dan mencegah terjadinya bencana kabut asap. Meski begitu, sedikitnya 5.000 hektare lebih lahan di wilayah itu hangus terbakar. 

Rokan Hilir merupakan salah satu wilayah yang mengalami kebakaran terhebat sepanjang tahun 2018 lalu. [ard]

Laporkan Berita dan Peristiwa Sekitar Anda ! SMS ke : 081378705055 atau ke alamat email : redaksi@beritariau.com (harap lampirkan identitas diri).


Berita Terkait :

Komentar Via Facebook :