Ibu kandungnya dianiaya bapak tirinya, perempuan ini melapor ke Polsek Tenayan Raya

Ibu kandungnya dianiaya bapak tirinya, perempuan ini melapor ke Polsek Tenayan Raya

Ilustrasi (merdeka.com)

Beritariau.com, Pekanbaru - Kekerasan Dalam Rumah Tangga dan Penganiayaan  masih menjadi momok bagi perempuan sebagai istri. Seringkali hal ini menimpa istri dan anak akibat luapan emosi dari si suami.

Diduga hal ini banyak terjadi, namun sering tidak dilaporkan karena masih dianggap masalah privat. Setelah kelewatan saja baru dilaporkan, bahkan malah bukan korban yang melaporkan.

Seperti yang terjadi pada Senin (03/06/2017) di Pekanbaru tadi pagi. Seorang perempuan Pm (22) sambil menangis mendatangi Polsek Tenayan Raya. Dia menyampaikan bahwasanya ibu kandungnya SL (42) sedang dianiaya oleh bapak tirinya FA (41).

Atas laporan tersebut Tim Opsnal dan piket Reskrim yang dipimpin oleh Kanit Reskrim Ipda Budi Winarko langsung mendatangi rumah di Perum Cemara Sakinah, Kelurahan Rejosari. 

Memang benar, petugas melihat seorang perempuan SL tersebut dalam keadaan menangis sambil memegangi tangan sebelah kiri dengan tangan sebelah kanannya menahan sakit.  

"Ketika ditanyakan kepada seorang laki-laki FA yang diduga pelaku penganiayaan, dia mengakui telah melakukan hal tersebut terhadap istrinya," kata Wakapolresta Pekanbaru, AKBP Edi Sumardi, Senin (03/07/2017).

Hasil interogasi diketahui bahwa korban pagi itu membangunkan anak-anaknya, kemudian tersangka juga terbangun dari tidurnya. Tersangka langsung marah-marah sambil mengatakan "Pagi-pagi sudah bikin masalah".

Kemudian korban pergi ke rumah kosong sebelah rumah agar tidak terjadi keributan. Sekitar 10 menit kemudian korban kembali ke rumah dan tersangka kembali mengomel-ngomel dengan mengatakan "ribut dikit pergi dari rumah, pulang-pulang dah bunting, anak kau semuanya anak haram".

Mendengar hal itu korban mencoba melawan. Tersangka tersulut emosi dan ingin memukul dan korban kemudian langsung melarikan diri keluar rumah, namun langsung dikejar oleh tersangka dan dapat.

Selanjutnya tersangka menyeret korban ke dalam rumah dan sampai di dalam. Tersangka lalu mengusir semua anak-anak korban dan langsung menutup pintu. Korban langsung di injak-injak pada bagian bahu kiri sebanyak dua kali. 

"Setelah sampai di rumah itu, polisi langsung membawa diduga pelaku penganiayaan dan korban ke Mapolsek Tenayan Raya untuk dilakukan proses penyidikan," sebut wakapolres.[bas]