Gila! PSPS Pekanbaru Comeback Dramatis, Gamaroni Hancurkan Persikad pada Menit 90+10

Gila! PSPS Pekanbaru Comeback Dramatis, Gamaroni Hancurkan Persikad pada Menit 90+10

Ilustrasi/Net

Beritariau.com, BOGOR – Mental baja ditunjukkan PSPS Pekanbaru saat menghadapi Persikad Depok dalam lanjutan Pegadaian Championship 2026/2027. Sempat tertinggal akibat gol bunuh diri dan kehilangan keunggulan yang sudah diraih, Askar Bertuah akhirnya pulang dengan kemenangan dramatis 3-2 di Stadion Pakansari, Bogor, Sabtu (24/10/2026).

Antonio Gamaroni menjadi pahlawan kemenangan PSPS setelah mencetak gol penentu pada menit ke-90+10. Gol di penghujung pertandingan tersebut memastikan tiga poin penting bagi tim kebanggaan masyarakat Pekanbaru sekaligus memperkuat posisi mereka di puncak klasemen sementara Grup A.

Kemenangan ini terasa istimewa karena PSPS harus melewati pertandingan penuh tekanan. Setelah tertinggal lebih dahulu, pasukan Askar Bertuah bangkit, membalikkan keadaan, kemudian kembali kebobolan sebelum akhirnya memastikan kemenangan pada detik-detik terakhir.

Pertandingan baru berjalan lima menit ketika PSPS dikejutkan oleh gol bunuh diri Luiz Motta. Bola yang mengenai kaki pemain tersebut berbelok masuk ke gawang sendiri dan membawa Persikad unggul 1-0.

Namun, gol itu tidak membuat PSPS kehilangan semangat. Askar Bertuah segera meningkatkan tekanan dan berusaha mengambil alih kendali permainan.

Usaha tersebut membuahkan hasil pada menit ke-12. Antonio Gamaroni sukses menjebol gawang Persikad untuk mengubah skor menjadi 1-1.

Tiga menit berselang, PSPS kembali membuat pendukungnya bersorak. Asir Aziz mencetak gol pada menit ke-15 yang membawa tim tamu berbalik unggul 2-1.

Dalam waktu singkat, PSPS berhasil mengubah situasi dari tertinggal menjadi memimpin. Permainan agresif dan respons cepat setelah kebobolan memperlihatkan daya juang Askar Bertuah dalam menghadapi tekanan tuan rumah.

Sayangnya, keunggulan tersebut gagal dipertahankan hingga turun minum. Pada menit ke-45+3, Gustavo Franca memanfaatkan bola muntah dari penjaga gawang PSPS untuk menyamakan kedudukan menjadi 2-2.

Gol tersebut membuat pertandingan kembali terbuka. Kedua tim memasuki babak kedua dengan peluang yang sama untuk menentukan hasil akhir.

Memasuki paruh kedua, PSPS terus memburu gol kemenangan. Sejumlah peluang tercipta melalui Asir Aziz pada menit ke-51, Muhammad Reza Kusuma pada menit ke-55, serta Matheus Henrique Machado de Santana pada menit ke-62. Namun, belum ada yang berhasil mengubah kedudukan.

Peluang emas kembali diperoleh PSPS pada menit ke-71. Sundulan Gamaroni mengarah ke gawang Persikad, tetapi penjaga gawang tuan rumah mampu melakukan penyelamatan.

Waktu terus berjalan dan ketegangan meningkat. PSPS harus bekerja keras membongkar pertahanan Persikad yang berusaha mempertahankan hasil imbang di kandang sendiri.

Situasi berubah pada menit ke-88 ketika pemain Persikad, Faisal Ramadoni, menerima kartu kuning kedua akibat pelanggaran terhadap pemain PSPS. Kartu merah tersebut membuat tuan rumah harus melanjutkan pertandingan dengan 10 pemain.

Keunggulan jumlah pemain menjadi peluang bagi PSPS untuk melancarkan tekanan lebih besar. Meski demikian, pertahanan Persikad masih mampu bertahan hingga waktu normal berakhir.

Ketika pertandingan tampak akan ditutup dengan hasil imbang, Gamaroni kembali menciptakan momen penentu.

Pada menit ke-90+10, penyerang PSPS tersebut mencetak gol keduanya sekaligus membawa Askar Bertuah unggul 3-2. Gol dramatis itu memecah kebuntuan pada masa tambahan waktu dan memastikan kemenangan tim tamu.

PSPS pun mengamankan tiga poin setelah melalui laga yang penuh perubahan momentum. Dari gol bunuh diri, kebangkitan cepat, hingga gol kemenangan di pengujung pertandingan, Askar Bertuah memperlihatkan ketahanan mental yang menjadi modal penting dalam persaingan kompetisi.

Tambahan tiga poin membuat PSPS mengoleksi 18 poin dan semakin kokoh di puncak klasemen sementara Grup A Pegadaian Championship 2026/2027. Sementara itu, Persikad Depok tertahan di posisi kedua dengan 12 poin.

Kemenangan ini juga memperkuat posisi PSPS yang telah berada di puncak klasemen selama dua pekan sebelumnya. Keberhasilan menaklukkan pesaing terdekat menjadi hasil penting dalam upaya menjaga konsistensi sepanjang musim.

Bagi PSPS, kemenangan di Stadion Pakansari bukan sekadar tambahan angka. Hasil tersebut menjadi bukti bahwa perjuangan hingga peluit akhir dapat menghasilkan perbedaan besar, bahkan ketika pertandingan berjalan sulit.

Dengan keunggulan enam poin atas Persikad, Askar Bertuah kini memiliki modal berharga untuk melanjutkan persaingan di Grup A. Namun, konsistensi tetap menjadi pekerjaan penting agar posisi teratas dapat dipertahankan hingga kompetisi memasuki fase berikutnya. (*)