HUT ke-27 Rohil, Sebanyak 14.583 Pekerja Rentan Terima Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan

HUT ke-27 Rohil, Sebanyak 14.583 Pekerja Rentan Terima Perlindungan BPJS Ketenagakerjaan

Beritariau.com, Bagansiapiapi -- Peringatan Hari Jadi ke-27 Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) menjadi momentum bagi pemerintah daerah untuk menghadirkan kado nyata bagi masyarakat. Sebanyak 14.583 pekerja rentan dan sektor informal di daerah tersebut mendapatkan perlindungan jaminan sosial melalui program BPJS Ketenagakerjaan.

Penyerahan secara simbolis kartu kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan tersebut dilakukan dalam upacara peringatan Hari Jadi ke-27 Kabupaten Rokan Hilir di halaman Kantor BPKAD Rohil, Jalan Merdeka, Bagansiapiapi, Minggu (4/10/2026).

Upacara berlangsung khidmat dan dipimpin langsung Bupati Rokan Hilir H. Bistamam, didampingi Wakil Bupati Jhony Charles. Hadir pula jajaran DPRD, Forkopimda, Sekretaris Daerah Fauzi Efrizal, kepala organisasi perangkat daerah (OPD), Ketua TP PKK Tatik Sri Rahayu Bistamam, serta aparatur sipil negara di lingkungan Pemkab Rohil.

Sejumlah tokoh penting turut menghadiri peringatan tersebut, di antaranya Anggota DPR RI Dr. Hj. Karmila Sari, serta para mantan kepala daerah dan tokoh masyarakat Rokan Hilir, seperti H. Annas Maamun, H. Suyatno, H. Jamiluddin, H. Sulaiman Azhar dan H. Fuad.

Dalam amanatnya, Bupati Bistamam menyampaikan bahwa perjalanan 27 tahun Kabupaten Rokan Hilir merupakan proses panjang yang diwarnai perjuangan, pengorbanan dan berbagai dinamika pembangunan.

Atas nama pemerintah daerah dan masyarakat, ia menyampaikan penghormatan serta apresiasi kepada para tokoh pendiri yang telah memperjuangkan terbentuknya Kabupaten Rokan Hilir.

"Berkat visi besar, tetesan keringat, dan perjuangan gigih para tokoh pendiri, hari ini kita dapat berdiri di atas tanah 'Negeri Seribu Kubah' yang mandiri, berdaulat, dan terus berkembang maju. Tugas kita sekarang adalah melanjutkan estafet perjuangan tersebut dengan karya nyata, dedikasi, dan integritas tinggi demi kesejahteraan masyarakat," ujar Bistamam.

Menurutnya, peringatan hari jadi daerah tidak semestinya hanya menjadi agenda seremonial tahunan. Lebih dari itu, momentum tersebut harus dimanfaatkan untuk mengevaluasi capaian pembangunan sekaligus merumuskan langkah strategis menghadapi tantangan ke depan.

Pemkab Rohil, lanjutnya, berkomitmen mempercepat pembangunan di berbagai sektor, mulai dari peningkatan infrastruktur jalan dan jembatan, penguatan ketahanan pangan melalui Operasi Pasar Murah, hingga peningkatan kualitas pelayanan kesehatan dan pendidikan.

Bistamam juga mengingatkan bahwa keberhasilan pembangunan membutuhkan dukungan dan keterlibatan seluruh elemen masyarakat.

"Program pemerintah tidak akan berjalan maksimal tanpa adanya sinergi. Saya mengajak seluruh elemen masyarakat, birokrasi, DPRD, Forkopimda, hingga sektor swasta untuk merapatkan barisan, hilangkan ego sektoral, dan perkuat semangat gotong-royong," tegasnya.

Ia turut meminta seluruh aparatur pemerintah bekerja lebih cepat, tanggap dan adaptif dalam merespons kebutuhan masyarakat, serta senantiasa menjaga integritas dalam memberikan pelayanan publik.

Selain penyerahan perlindungan BPJS Ketenagakerjaan, peringatan HUT ke-27 Rohil juga diisi dengan pemberian penghargaan dan bantuan sosial.

Pemkab Rohil menyerahkan penghargaan Adiwiyata kepada empat sekolah tingkat kabupaten serta dua tokoh penggiat lingkungan. Apresiasi tersebut diberikan sebagai bentuk dukungan terhadap upaya membangun kesadaran dan kepedulian lingkungan sejak dini.

Pada kesempatan yang sama, santunan Jaminan Kematian (JKM) dan beasiswa juga diberikan kepada lima ahli waris pekerja rentan serta lima ahli waris petugas kebersihan Dinas Lingkungan Hidup Rohil.

Total manfaat santunan kematian dan beasiswa yang diberikan mencapai Rp174 juta per keluarga sesuai ketentuan yang berlaku.

Pemberian perlindungan kepada 14.583 pekerja rentan ini menjadi salah satu bentuk perhatian pemerintah daerah terhadap kelompok masyarakat yang memiliki risiko pekerjaan, tetapi kerap menghadapi keterbatasan akses terhadap jaminan sosial ketenagakerjaan.

Melalui program tersebut, Pemkab Rohil berharap pekerja sektor informal dan kelompok rentan memiliki perlindungan ketika menghadapi risiko sosial ekonomi akibat kecelakaan kerja maupun kematian.

Rangkaian peringatan Hari Jadi ke-27 Kabupaten Rokan Hilir kemudian dilanjutkan dengan rapat paripurna di Gedung DPRD Rohil serta acara ramah tamah yang dijadwalkan berlangsung pada malam hari. (*)