Roma Sia-siakan Keunggulan Dua Gol, Inter Comeback dan Paksa Hasil Imbang 2-2

Roma Sia-siakan Keunggulan Dua Gol, Inter Comeback dan Paksa Hasil Imbang 2-2

Pemain Inter Milan Lautaro Martinez (kiri) berebut bola dengan pemain AS Roma Leonardo Balerdi dalam pertandingan Serie A, Sabtu (19/9/2026). (c) AP Photo/Gregorio Borgia

Beritariau.com -- AS Roma gagal mempertahankan keunggulan dua gol saat menjamu Inter Milan pada pekan kelima Serie A 2026/2027. Sempat unggul 2-0 di babak pertama, Giallorossi akhirnya harus puas bermain imbang 2-2 di Stadion Olimpico, Sabtu (19/9/2026) malam WIB.

Roma tampil agresif sejak awal pertandingan dan berhasil mencetak dua gol melalui Manu Kone. Namun, keunggulan tersebut tidak mampu dipertahankan setelah Inter bangkit pada babak kedua.

Lautaro Martinez menjadi penyelamat Nerazzurri. Kapten Inter itu mencetak dua gol sekaligus membawa timnya pulang dengan satu poin.

Hasil imbang ini membuat Roma tetap berada di puncak klasemen Serie A dengan 13 poin dari lima pertandingan. Giallorossi juga masih mempertahankan catatan tak terkalahkan.

Inter berada tepat di bawah Roma dengan jumlah poin yang sama. Nerazzurri juga belum merasakan kekalahan hingga pekan kelima.

Kone Bawa Roma Unggul Cepat

Roma langsung memberikan tekanan sejak awal pertandingan. Hanya enam menit laga berjalan, tuan rumah sudah berhasil membuka keunggulan.

Manu Kone memanfaatkan kemelut di dalam kotak penalti setelah menerima bola dari Nahuel Molina. Gelandang Roma itu kemudian melepaskan tembakan mendatar yang tidak mampu dihentikan kiper Inter.

Roma unggul 1-0.

Keunggulan tersebut membuat Roma semakin percaya diri. Paulo Dybala hampir menggandakan skor pada menit ke-20 setelah menerima umpan di sekitar tepi kotak penalti.

Namun, tembakannya masih melebar tipis dari tiang kanan.

Enam menit kemudian, giliran Donyell Malen mendapatkan peluang. Menerima umpan akurat di dalam kotak penalti, Malen langsung melepaskan tembakan. Sayangnya, bola masih melambung di atas mistar.

Inter tidak tinggal diam. Yann Bisseck memperoleh peluang emas pada menit ke-26 setelah berhasil berhadapan langsung dengan kiper Roma.

Namun, Mile Svilar tampil berani dan menggagalkan peluang tersebut.

Empat menit berselang, Inter kembali nyaris mencetak gol. Alessandro Bastoni melepaskan tembakan yang justru membentur tiang kiri gawang Roma.

Roma kemudian berhasil menggandakan keunggulan pada menit ke-37.

Kone kembali menjadi mimpi buruk bagi pertahanan Inter. Ia mencetak gol keduanya dalam pertandingan tersebut untuk membawa Roma unggul 2-0.

Gol itu sempat diperiksa melalui VAR. Namun, wasit Davide Massa akhirnya mengesahkan gol tersebut.

Roma pun menutup babak pertama dengan keunggulan dua gol.

Lautaro Hidupkan Perlawanan Inter

Inter langsung mencoba mengubah keadaan setelah turun minum.

Hanya satu menit setelah babak kedua dimulai, Nerazzurri berhasil memperkecil ketertinggalan.

Marcus Thuram berperan penting dalam membangun serangan sebelum memberikan umpan kepada Lautaro Martinez. Sang kapten kemudian menaklukkan Mile Svilar dengan tembakan akurat ke sudut kanan bawah.

Skor berubah menjadi 2-1.

Gol tersebut membuat Inter semakin percaya diri. Marcus Thuram hampir menyamakan kedudukan pada menit ke-59.

Thuram menerobos ke dalam kotak penalti dan melepaskan tembakan keras. Namun, bola hanya melintas tipis di sisi kiri gawang Roma.

Kedua tim kemudian saling bertukar serangan.

Pada menit ke-62, Paulo Dybala mencoba memperbesar keunggulan Roma, tetapi tembakannya melebar dari sasaran. Di sisi lain, Piotr Zielinski juga mencoba mengancam gawang Roma dari jarak menengah, tetapi bola melambung di atas mistar.

Roma kembali mendapatkan peluang melalui Malen pada menit ke-68.

Malen menyambut bola dari situasi sepak pojok dan melepaskan tembakan. Bola sempat mengenai kepala Josep Martinez sebelum akhirnya peluang tersebut berhasil diamankan kiper Inter.

Dua menit kemudian, Inter kembali mendapatkan kesempatan. Andy Diouf melepaskan tembakan, tetapi Svilar mampu menggagalkannya.

Tekanan Inter akhirnya membuahkan hasil pada menit ke-79.

Lautaro Martinez kembali menunjukkan ketenangannya di dalam kotak penalti. Penyerang asal Argentina itu melepaskan tembakan yang bersarang di sisi kanan gawang Roma.

Skor menjadi 2-2.

Roma yang sempat berada di atas angin akhirnya harus melihat keunggulan dua gol mereka menguap begitu saja.

Setelah skor kembali imbang, kedua tim masih berusaha mencari gol kemenangan. Namun, hingga pertandingan berakhir tidak ada tambahan gol.

Roma dan Inter pun harus puas berbagi satu poin di Olimpico.

Hasil tersebut membuat persaingan di papan atas Serie A semakin ketat. Roma dan Inter sama-sama mengoleksi 13 poin dari lima pertandingan dan masih belum terkalahkan. (*)