Kejurprov Panahan VIII Riau Digelar di Bagansiapiapi, Wabup Rohil Soroti Potensi Atlet Muda

Beritariau.com, Bagansiapiapi -- Wakil Bupati Rokan Hilir (Rohil) Jhony Charles, BBA., MBA., resmi membuka Kejuaraan Provinsi (Kejurprov) Panahan VIII Riau Tahun 2026 di Lapangan KONI Bagansiapiapi, Kamis (17/9/2026).
Kejuaraan yang berlangsung 16-20 September 2026 tersebut diikuti atlet panahan dari berbagai kabupaten/kota se-Provinsi Riau.
Pembukaan Kejurprov turut dihadiri Ibu Bupati Indragiri Hulu Suci Rahmiani Ade, Kajari Rohil yang diwakili Kasi Intel Alfriwan Putra, Wakapolsek Bangko AKP Yatim, Camat Bangko Aspri Mulya, Sekretaris Perpani Riau Dr. Sasmarianto, M.Pd., jajaran Pengurus KONI Rohil serta official kontingen.
Dalam sambutannya, Jhony Charles menyampaikan apresiasi dan kebanggaan karena Kabupaten Rokan Hilir dipercaya menjadi tuan rumah ajang olahraga tersebut.
Menurutnya, Kejurprov Panahan VIII Riau tidak hanya menjadi arena kompetisi, tetapi juga menjadi bagian penting dalam proses pembinaan atlet. Hal itu terlihat dari banyaknya peserta usia muda yang ikut bertanding.
“Pemerintah Kabupaten Rokan Hilir sangat bangga melihat semangat para kontingen. Banyak atlet yang masih sangat muda, bahkan ada yang masih duduk di bangku sekolah dasar. Ini modal dan harapan besar bagi masa depan olahraga Riau,” ujar Jhony Charles.
Ia menilai olahraga panahan memiliki karakter khusus karena menuntut tingkat kesabaran, konsentrasi dan kestabilan emosi yang tinggi.
Karena itu, para atlet diminta tidak hanya mengejar kemenangan, tetapi juga memanfaatkan kejuaraan sebagai kesempatan membangun mental dan pengalaman bertanding.
“Kalau ingin menjadi juara, kunci utamanya ada pada kesabaran dan kestabilan. Jika emosi tidak stabil, anak panah bisa melenceng. Bertandinglah dengan tenang, tunjukkan kemampuan terbaik, dan junjung tinggi sportivitas. Biarkan para atlet menjadi juara atas dasar kemampuan dan perjuangan murninya sendiri,” tegasnya.
Sementara itu, Ketua Panitia Penyelenggara Nur Azmi mengapresiasi dukungan berbagai pihak sehingga Kejurprov Panahan VIII Riau dapat dilaksanakan di Bagansiapiapi.
Menurutnya, kesempatan menjadi tuan rumah bukan hanya berkaitan dengan penyelenggaraan pertandingan, tetapi juga menjadi ruang mempererat silaturahmi antarkabupaten dan kota di Riau.
“Panahan mengajarkan ketenangan, konsentrasi, dan ketepatan mengambil keputusan. Sebelum anak panah dilepaskan, sasaran harus ditentukan dengan tepat. Begitu juga dalam kehidupan, kita harus fokus dan bekerja keras mencapai target,” tutur Nur Azmi.
Dukungan juga disampaikan Sekretaris Perpani Riau Dr. Sasmarianto, M.Pd., yang hadir mewakili Ketua Umum KONI Riau.
Ia menjelaskan, Kejurprov kali ini mempertandingkan sejumlah kategori usia, mulai dari U-10, U-13, U-15, U-18 hingga kategori Senior.
“Ajang ini menjadi tahapan seleksi penting menuju Kejuaraan Nasional (Kejurnas) kategori Senior di Jakarta bulan depan. Selain itu, sertifikat prestasi dari Kejurprov ini dapat dimanfaatkan para atlet untuk jalur prestasi pendidikan,” terang Sasmarianto.
Ia juga mengapresiasi Pengkab Perpani Rohil yang berani mengambil peran sebagai tuan rumah Kejurprov Panahan VIII Riau 2026.
Sementara itu, Wakil Ketua I KONI Rohil Aal Ramadhan yang mewakili Ketua Umum KONI Rohil mengingatkan seluruh atlet agar bertanding dengan penuh keyakinan serta tetap menghormati keputusan wasit.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para pelatih dan official yang terus memberikan pendampingan serta menjalankan proses pembinaan atlet.
Pemkab Rokan Hilir berharap seluruh rangkaian Kejurprov Panahan VIII Riau 2026 dapat berlangsung aman dan lancar. Kejuaraan tersebut diharapkan menjadi wadah lahirnya atlet-atlet potensial yang mampu mengharumkan nama Riau di tingkat nasional hingga internasional. (*)

