Pemprov Riau Siapkan Bonus Rp200 Juta untuk Juara MTQ Nasional XXXI

Beritariau.com, Pekanbaru -- Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau menyiapkan bonus hingga Rp200 juta bagi kafilah yang berhasil meraih juara pertama pada Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) Nasional XXXI Tahun 2026 di Kota Semarang, Jawa Tengah.
Bonus tersebut menjadi bentuk apresiasi Pemprov Riau terhadap perjuangan para kafilah yang telah melewati rangkaian seleksi, pembinaan hingga Training Center sebelum tampil di tingkat nasional.
Komitmen itu disampaikan Sekretaris Daerah Provinsi Riau Syahrial Abdi saat pelepasan Kafilah Riau di Hotel Mutiara Merdeka, Senin (7/9/2026).
Syahrial mengatakan, bonus prestasi telah disiapkan berdasarkan peringkat yang diraih peserta. Untuk juara pertama, pemerintah menganggarkan Rp200 juta, juara kedua Rp150 juta dan juara ketiga Rp100 juta.
“Untuk juara pertama telah dianggarkan bonus sebesar Rp200 juta, juara kedua Rp150 juta, dan juara ketiga Rp100 juta. Ini merupakan bentuk perhatian dan apresiasi pemerintah terhadap prestasi yang diraih para kafilah Riau,” ucapnya.
Menurut Syahrial, bonus tersebut diharapkan menjadi tambahan motivasi bagi para peserta agar tampil percaya diri dan memberikan kemampuan terbaik selama mengikuti MTQ Nasional XXXI.
Namun, ia menegaskan bahwa penghargaan berupa bonus bukan menjadi satu-satunya tujuan. Para kafilah diharapkan menjadikan MTQ sebagai kesempatan untuk menunjukkan hasil pembinaan sekaligus membawa nama baik Riau di tingkat nasional.
“Bonus ini merupakan bentuk penghargaan atas perjuangan, kerja keras, dedikasi, dan prestasi para putra-putri terbaik Riau dalam membawa nama daerah di tingkat nasional. Namun yang paling utama adalah bagaimana seluruh kafilah dapat memberikan kemampuan terbaiknya,” katanya.
Syahrial juga meminta para peserta tidak terbebani dengan target juara. Ia berharap seluruh kafilah dapat tampil maksimal dan menjadikan ajang tersebut sebagai ruang untuk mengukur hasil pembinaan yang telah dijalani.
“Yang paling utama adalah bagaimana seluruh kafilah dapat memberikan kemampuan terbaik dan membawa nama Riau meraih prestasi setinggi-tingginya. Jadikan kesempatan ini sebagai ruang untuk menunjukkan hasil pembinaan sekaligus mengharumkan nama daerah,” ungkapnya.
Selain prestasi, Syahrial kembali mengingatkan pentingnya menjaga akhlak selama berada di Semarang. Menurutnya, kemampuan dan ilmu yang tinggi harus berjalan beriringan dengan sikap serta kepribadian yang baik.
“Pesan Bapak Gubernur adalah tetap menjaga akhlak karena ada sesuatu yang lebih tinggi daripada ilmu. Karena itu, kemampuan yang dimiliki harus berjalan bersama kepribadian yang baik,” jelasnya.
Sementara itu, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Riau Muliardi mengatakan keikutsertaan dalam MTQ Nasional bukan hanya kesempatan untuk meraih prestasi, tetapi juga menjadi momentum menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an dan membentuk karakter generasi muda.
“MTQ bukan semata-mata ajang untuk mencari juara, tetapi juga menjadi ruang untuk menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Qur’an serta membentuk generasi yang memiliki akhlak mulia. Karena itu, para kafilah harus menjadikan kesempatan ini sebagai bagian dari proses untuk terus belajar dan berkembang,” ujarnya.
Muliardi mengapresiasi pembinaan yang dilakukan Pemprov Riau bersama Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur’an (LPTQ) Provinsi Riau dan seluruh pihak yang terlibat dalam mempersiapkan kafilah.
Ia menilai pembinaan secara berkelanjutan menjadi modal penting agar peserta tidak hanya siap dari sisi kemampuan, tetapi juga memiliki mental dan kepercayaan diri ketika tampil di tingkat nasional.
“Pembinaan yang dilakukan secara bersama-sama menjadi modal penting agar para peserta tidak hanya siap secara kemampuan, tetapi juga memiliki mental dan kepercayaan diri saat tampil di tingkat nasional. Sinergi seluruh pihak diharapkan dapat memberikan hasil terbaik bagi Kafilah Provinsi Riau,” katanya.
Muliardi berharap seluruh dukungan yang diberikan pemerintah dapat menjadi penyemangat bagi kafilah untuk tampil maksimal. Ia juga mengingatkan peserta menjaga nama baik daerah dan menjunjung tinggi sportivitas selama mengikuti seluruh rangkaian MTQ Nasional XXXI di Semarang.
“Kami berharap para kafilah dapat tampil dengan penuh keyakinan, menjaga nama baik Riau, dan memberikan hasil terbaik sesuai kemampuan yang telah dipersiapkan. Semoga seluruh perjuangan dan ikhtiar yang telah dilakukan mendapatkan hasil yang terbaik,” tutupnya. (*)

