Divisi Propam Hentikan Pemeriksaan
Mabes Polri: tak ada pelanggaran di foto petinggi Polda Riau bersama Bos PT APSL

PIMPINAN POLRI - Kapolri Jenderal Tito Karnavian didampingi Kadiv Propam Mabes Polri Irjen Mohammad Iriawan dan Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Boy Rafli Amar | istimewa
Beritariau.com, Jakarta - Divisi Profesi dan Pengamanan (Div Propam) Mabes Polri telah menghentikan pemeriksaan terhadap sejumlah perwira Polda Riau yang beberapa hari lalu diketahui berkumpul dengan bos perusahaan sawit PT Andika Permata Sawit Lestari (APSL).
Propam Polri tak menemukan pelanggaran dalam pertemuan itu. Propam menerangkan telah memeriksa sejumlah saksi terkait pertemuan perwira Polda Riau dengan bos PT APSL. Dari hasil pemeriksaan itu lah, menurut Kepala Divisi Propam Polri Irjen Muhammad Iriawan, disimpulkan bahwa pertemuan kedua pihak terjadi tanpa direncanakan.
"Kami cek saksi-saksi yang ada semua (di lokasi), pertemuan itu ternyata memang tak sengaja. Dan yang paling penting, dugaan kongkow terkait SP3 (Surat Perintah Penghentian Penyidikan) tidak ada," kata Iriawan di Mabes Polri, Jakarta Selatan, Sabtu (10/ 09/16).
Sebelumnya Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Riau bersama Wahana Lingkungan Hidup (Walhi), Jaringan Kerja Penyelamat Hutan Riau (Jikalahari) dan Pakar Lingkungan merilis secara resmi foto petinggi Polda Riau dengan seorang bos perusahaan perkebunan kelapa sawit di Riau yakni PT APSL.
Pemberitaan terhadap rilis itu pun muncul dan mengkaikan dengan keluarnya SP3 oleh Polda Riau atas 15 korporasi yang diduga terlibat kasus pembakaran hutan dan lahan pada 2015.
Spekulasi menyeruak di publik, bahwa ada permainan antara Polda Riau dengan pihak perusahaan dalam kasus kebakaran hutan dan lahan. Terlebih, PT APSL termasuk salah satu perusahaan yang tengah diperiksa dalam perkara kebakaran lahan.
Meski membenarkan adanya foto itu, Iriawan menyatakan pertemuan bos APSL dan petinggi Polda Riau tak terkait penerbitan SP3. Oleh sebab itu, kata dia, Propam Mabes Polri akan menghentikan pemeriksaan terhadap para perwira Polda Riau.
"Ya, kalau tidak ada kaitannya, buat apalagi (diperiksa), ya kan?," ucapnya.
Kapolri Jenderal Tito Karnavian mengucapkan hal serupa. "Foto-foto itu tidak ada hubungannya dengan SP3 kebakaran hutan dan lahan, karena yang ada di foto itu tidak ada yang kena SP3," kata dia.
Tito mengatakan, dalam pertemuan tersebut memang ada permintaan untuk berfoto bersama. Hal itu, ujarnya, lantas dimanfaatkan oleh pihak yang berusaha mengaitkan foto itu dengan isu SP3 kebakaran hutan dan lahan.
"Jadi, kalau ada yang menghubungkan, jawabannya: tidak ada hubungannya sama sekali. Seandainya (polisi) tidak mau diajak foto, nanti dikira polisi sombong," kata Tito. [red/cnn]

