Pacu Jalur 2026 Dikawal Ketat, Polda Riau Siapkan Pengamanan Humanis dan Profesional

Beritariau.com, Kuansing -- Jajaran Polda Riau memastikan kesiapan pengamanan Festival Pacu Jalur 2026 di Kabupaten Kuantan Singingi (Kuansing). Pengamanan disiapkan secara maksimal dengan mengedepankan pendekatan humanis dan profesional agar pesta budaya tersebut berlangsung aman, tertib, dan nyaman bagi masyarakat maupun wisatawan.
Kesiapan tersebut ditandai dengan Apel Gelar Pasukan Pengamanan Pacu Jalur 2026 yang berlangsung di halaman Astaka Tepian Narosa Teluk Kuantan, Selasa (18/8/2026) petang.
Apel dipimpin Wakapolda Riau Brigjen Pol Dr. Hengki Haryadi, S.I.K., M.H., mewakili Kapolda Riau Irjen Pol Dr. Herry Heryawan, S.I.K., M.H., M.Hum.
Kegiatan tersebut diikuti personel gabungan dari TNI-Polri, BPBD, Satpol PP, Dinas Perhubungan, serta sejumlah instansi terkait lainnya. Kehadiran lintas unsur ini menjadi bagian dari upaya memastikan seluruh rangkaian Festival Pacu Jalur 2026 berjalan dengan baik.
Turut hadir Ketua DPRD Kuansing H. Juprizal, Plt Bupati Kuansing H. Muklisin, Kapolres Kuansing AKBP Hidayat Perdana, S.H., S.I.K., M.H., Dandim, serta jajaran personel yang terlibat dalam pengamanan.
Wakapolda Riau Brigjen Pol Hengki Haryadi menegaskan bahwa pengamanan tidak hanya berorientasi pada kelancaran perlombaan, tetapi juga memastikan masyarakat dapat menikmati tradisi budaya tersebut dengan rasa aman dan nyaman.
“Pacu Jalur ini bukan hanya milik Kuantan Singingi, tetapi sudah menjadi bagian dari identitas dan kebanggaan Riau. Karena itu, pengamanannya harus kita lakukan secara maksimal, humanis dan profesional,” tegas Hengki.
Ia meminta seluruh personel mengedepankan komunikasi yang baik dengan masyarakat selama menjalankan tugas. Di sisi lain, setiap anggota juga diminta tetap meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gangguan keamanan dan ketertiban.
Menurut Hengki, keberhasilan pengamanan tidak hanya bergantung pada jumlah personel yang dikerahkan, tetapi juga pada koordinasi dan sinergi seluruh unsur yang terlibat di lapangan.
Sementara itu, Plt Bupati Kuansing H. Muklisin mengapresiasi dukungan TNI-Polri dan seluruh stakeholder dalam mengawal pelaksanaan Pacu Jalur tahun ini.
Ia menyebut kesiapan pengamanan menjadi salah satu aspek penting dalam menciptakan suasana kondusif, terutama karena Pacu Jalur mampu menarik masyarakat dari berbagai daerah untuk datang ke Kuansing.
“Kami menyampaikan terima kasih kepada TNI-Polri yang telah turun langsung mengamankan Pacu Jalur. Ini adalah pesta rakyat, pesta budaya, dan kebanggaan Kuansing. Kita ingin masyarakat datang dengan rasa gembira, menikmati perlombaan dengan aman, dan membawa pulang kesan yang baik tentang Kuansing,” ujar Muklisin.
Selain menjaga keamanan, seluruh unsur yang terlibat juga diharapkan memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat dan pengunjung. Koordinasi antarlembaga dinilai menjadi kunci agar berbagai kebutuhan selama pelaksanaan festival dapat ditangani secara cepat dan tepat.
Muklisin berharap pelaksanaan Pacu Jalur 2026 tidak hanya berlangsung aman dan lancar, tetapi juga semakin memperkuat posisi tradisi tersebut sebagai salah satu ikon budaya Riau yang dikenal luas.
“Dengan sinergi yang kuat, kita berharap Pacu Jalur 2026 berjalan aman, tertib dan lancar. Semoga momentum ini semakin memperkenalkan Pacu Jalur dan Kuantan Singingi kepada masyarakat luas, bahkan hingga ke tingkat nasional dan internasional,” pungkasnya.
Dengan apel gelar pasukan tersebut, seluruh unsur pengamanan menyatakan kesiapan mengawal rangkaian Festival Pacu Jalur 2026. Pengamanan diharapkan mampu memberikan rasa aman sekaligus menciptakan suasana yang kondusif sehingga masyarakat dapat menikmati kemeriahan pesta budaya Kuansing dengan nyaman. (*)

