Terima Audiensi PHR, Kasmarni Minta Program CSR Lebih Menyentuh Masyarakat
Beritariau.com, Bengkalis -- Bupati Bengkalis Kasmarni mendorong PT Pertamina Hulu Rokan (PHR) Zona Rokan untuk meningkatkan penyerapan tenaga kerja lokal dan memperkuat program pemberdayaan masyarakat seiring berkembangnya aktivitas industri minyak dan gas bumi di wilayah Kabupaten Bengkalis.
Hal tersebut disampaikan Kasmarni saat menerima audiensi jajaran PHR Zona Rokan yang memaparkan pelaksanaan serta rencana Program Community Involvement and Development (CID) di Kabupaten Bengkalis, Rabu (15/7/2026).
Dalam pertemuan itu, PHR menjelaskan berbagai program pemberdayaan yang telah dijalankan, meliputi sektor ekonomi, pendidikan, kesehatan, lingkungan hidup, hingga peningkatan kapasitas sumber daya manusia sebagai bagian dari komitmen perusahaan mendukung pembangunan di sekitar wilayah operasional.
Kasmarni mengapresiasi sinergi yang selama ini terjalin antara PHR dan Pemerintah Kabupaten Bengkalis melalui berbagai program pemberdayaan masyarakat. Menurutnya, kolaborasi pemerintah dan dunia usaha menjadi salah satu faktor penting dalam mempercepat pembangunan daerah.
"Kami mengapresiasi komitmen PHR yang terus hadir mendukung pembangunan daerah melalui berbagai program pemberdayaan masyarakat. Sinergi yang baik ini perlu terus diperkuat agar manfaatnya semakin dirasakan oleh masyarakat Kabupaten Bengkalis," ujar Kasmarni.
Selain mengapresiasi kontribusi perusahaan, Bupati menaruh perhatian pada peningkatan keterlibatan masyarakat lokal dalam sektor migas. Ia berharap bertambahnya kegiatan eksplorasi dan pengembangan sumur minyak di Bengkalis sejalan dengan semakin terbukanya kesempatan kerja bagi putra-putri daerah.
"Semakin banyak sumur yang dikembangkan, kami berharap semakin banyak pula masyarakat lokal yang dilibatkan. Kehadiran industri migas harus memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat Kabupaten Bengkalis," tegasnya.
Kasmarni juga meminta PHR terus memperkuat program peningkatan kualitas sumber daya manusia melalui pelatihan, sertifikasi kompetensi, dan berbagai kegiatan pemberdayaan. Menurutnya, peningkatan kapasitas SDM akan membuat masyarakat lokal lebih siap bersaing dan berpartisipasi dalam industri migas.
Selain itu, ia menekankan pentingnya memperkuat komunikasi dan koordinasi dengan pemerintah desa maupun kelurahan di sekitar wilayah operasi agar berbagai persoalan di lapangan dapat diantisipasi dan diselesaikan secara cepat melalui sinergi yang baik.
Di sisi lain, Pemerintah Kabupaten Bengkalis menegaskan komitmennya mendukung kelancaran operasional PHR dengan menjaga aset-aset perusahaan yang berada di daerah tersebut.
Kasmarni berharap peningkatan produksi migas tidak hanya memberikan kontribusi terhadap ketahanan energi nasional, tetapi juga diiringi penguatan program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR) yang benar-benar menjawab kebutuhan masyarakat dan memberikan manfaat berkelanjutan bagi pembangunan Kabupaten Bengkalis. (*)

