Gol Tunggal Esposito Antar Italia Raih Kemenangan atas Luksemburg

Skuad Timnas Italia dalam laga uji coba internasional pada Juni 2026 (c) Official X @Azzurri

Beritariau.com – Timnas Italia meraih kemenangan tipis 1-0 atas Luksemburg dalam laga uji coba internasional FIFA Matchday yang berlangsung di Stade de Luxembourg, Kamis (4/6/2026) dini hari WIB.

Gol tunggal kemenangan Azzurri dicetak oleh Francesco Pio Esposito pada awal babak kedua. Sundulan tajamnya memanfaatkan sepak pojok yang dilepaskan Niccolo Pisilli menjadi pembeda dalam pertandingan yang didominasi tim tamu.

Pelatih Italia, Silvio Baldini, menurunkan skuad berusia muda sebagai bagian dari proses regenerasi tim. Meski minim pengalaman di level internasional, para pemain muda Italia mampu mengendalikan jalannya pertandingan dengan penguasaan bola yang dominan sejak menit awal.

Sejumlah peluang berhasil diciptakan sepanjang babak pertama. Esposito menjadi ancaman utama lini pertahanan Luksemburg melalui beberapa kesempatan emas, namun penyelesaian akhir yang kurang maksimal membuat skor tetap imbang tanpa gol hingga turun minum.

Kebuntuan akhirnya pecah pada menit ke-49. Berawal dari sepak pojok Pisilli, Esposito melompat lebih tinggi dibanding pemain bertahan lawan dan menanduk bola ke sudut atas gawang yang dikawal Anthony Moris. Gol tersebut membawa Italia unggul 1-0.

Setelah unggul, Italia tetap tampil menyerang dan nyaris menggandakan keunggulan melalui Pisilli pada menit ke-60. Namun, peluang emas tersebut hanya membentur tiang gawang.

Luksemburg berupaya bangkit dan menciptakan beberapa peluang pada paruh kedua pertandingan. Namun penampilan solid Gianluigi Donnarumma di bawah mistar membuat gawang Italia tetap aman hingga peluit panjang dibunyikan.

Baldini juga memanfaatkan laga ini untuk memberi menit bermain kepada sejumlah talenta muda, termasuk Francesco Camarda, Seydou Fini, Niccolo Fortini, Filippo Mane, Honest Ahanor, Samuele Inacio, dan Matteo Dagasso.

Kemenangan ini memang tidak berpengaruh terhadap klasemen ataupun perebutan trofi, namun menjadi modal positif bagi Italia dalam memantau perkembangan pemain muda serta mempersiapkan agenda internasional berikutnya. Sementara bagi Luksemburg, pertandingan ini menjadi bahan evaluasi untuk meningkatkan performa menghadapi kompetisi resmi mendatang. (*)