Perumdam Tirta Siak Dorong Warga Beralih ke Air Perpipaan

Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Perumdam Tirta Siak, Suryana Hakim
Beritariau.com, Pekanbaru – Perumdam Tirta Siak Pekanbaru terus mengajak masyarakat memanfaatkan layanan air perpipaan sebagai sumber air bersih yang dinilai aman, efisien, dan berkualitas.
Pelaksana Tugas (Plt) Direktur Perumdam Tirta Siak, Suryana Hakim, mengatakan kualitas air yang didistribusikan kepada pelanggan telah memenuhi standar dan dinilai tidak kalah dibandingkan air minum dalam kemasan maupun air isi ulang.
Menurutnya, upaya meningkatkan kepercayaan masyarakat terhadap penggunaan air perpipaan terus dilakukan, salah satunya melalui program pemasangan sambungan rumah (SR) gratis yang dibiayai Dana Alokasi Khusus (DAK).
“Pada tahun lalu, kami berhasil memasang sekitar 1.400 sambungan rumah gratis. Saat turun ke lapangan, kami juga memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai kualitas air yang disalurkan,” ujar Suryana, Minggu (31/5/2026).
Ia menjelaskan, berdasarkan hasil pengujian tingkat Total Dissolved Solids (TDS) dan pH, kualitas air Perumdam Tirta Siak dinilai setara dengan air minum kemasan.
Selain mendorong penggunaan air perpipaan, Suryana juga menyoroti penggunaan air tanah oleh sejumlah usaha air isi ulang yang dinilai berpotensi menimbulkan pemborosan sumber daya air.
Menurutnya, proses produksi air minum dengan teknologi reverse osmosis (RO) menghasilkan cukup banyak limbah air yang terbuang.
“Saya pernah melakukan pemeriksaan langsung menggunakan alat uji di usaha air isi ulang. Dalam satu proses produksi, sekitar 60 persen air terbuang dan hanya 40 persen yang dimanfaatkan,” jelasnya.
Air sisa proses penyaringan tersebut umumnya dialirkan kembali ke tanah atau dibuang ke parit sehingga dinilai kurang efisien dalam pemanfaatan sumber daya air.
Suryana menilai penggunaan air perpipaan dapat menjadi solusi untuk membantu mengurangi eksploitasi air tanah yang berlebihan sekaligus mendukung pengelolaan sumber daya air yang lebih berkelanjutan.
“Semakin besar produksi air isi ulang, semakin besar pula air yang terbuang. Karena itu kami terus mendorong masyarakat agar lebih percaya menggunakan air perpipaan,” katanya. (*)

