Bukan MBG, Rp38 Miliar dihabiskan untuk Makan Minum Siswa
LSM Benang Merah Bongkar Cara Disdik Riau Habiskan APBD Riau

Kantor Dinas Pendidikan Provinsi Riau
Beritariau.com, Pekanbaru - Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Benang Merah Keadilan membongkar cara Dinas Pendidikan Provinsi Riau menghabiskan dana APBD Riau 2026.
Hal ini diungkapkan Idris, Direktur Eksekutif LSM Benang Merah Keadilan, dia mengatakan Disdik Riau membelanjakan APBD Provinsi Riau untuk Makan dan minum siswa beberapa sekolah yang berada dibawah Dinas Pendidikan.
Idris mengatakan Disdik Riau membelanjakan sebanyak Rp38,8 Miliar, atau tepatnya Rp 38.819.770.901. Dia menjelaskan perbandingan pengadaan di Riau dengan Provinsi tetangga yaitu Sumatera Barat. Dikatakan Idris, SMAN 5 atau SMA Unggul Sumatera Barat yang terdapat di Kabupaten Dharmasraya juga melaksanakan kegiatan yang sama namun harga yang dilaksanakan untuk makan minum siswa jauh berbeda.
Dijelaskannya, Dinas Pendidikan Sumatera Barat (Sumbar) hanya menghabiskan Rp1.053.108.000 paling banyak untuk satu sekolah seperti SMA 5 Sumbar, selebihnya hanya mencapai ratusan juta. Jika dibandingkan dengan SMA yang hampir memiliki murid yang sama, sebagai contoh SMA Plus Riau, Makan minum Siswanya menghabiskan anggaran Rp10.266.000.000.
Hal ini membuat Idris sangat heran dengan jumlah perbandingan yang sangat mencolok ini. "SMA Unggul Sumatera Barat makan minum siswa hanya 1 Miliar, Sementara SMA Plus Kita 10 Miliar. Padahal porsi dan jadwal makannya sama, ada Sarapan, makan siang dan makan malam" Kata Idris menjelaskan.
Selain itu LSM Benang Merah juga menelusuri harga yang di sepakati dengan pihak ketiga untuk kedua provinsi ini. Idris menerangkan, CV. Lovita yang ada di Kabupaten Sijunjung menawarkan perporsi nya untuk makan siang senilai Rp. 23.000. Sementara harga pada Dinas pendidikan Riau yang dilaksanakan CV. Resta Catering adalah Rp.47.000 per porsi. Bahkan untuk makanan prasmanan seharga Rp.130.000 per porsi.
"Ini sangat timpang sekali, Sumbar 23 ribu, itu kita anggap wajar jika ditambah pajak. Riau 47 ribu per porsi, apalagi prasmanannya 130 ribu. Mewah sekali," Cetus Idris.
LSM Benang Merah juga memberikan daftar pelaksanaan anggaran makan minum siswa pada Dinas Provinsi Riau untuk dilihat dan dipelajari Masyarakat. Idris juga mengajak masyarakat untuk kritis dan tidak mendiamkan kebijakan-kebijaka pemerintah yang dianggap menyimpang.
"Saya akan memberikan data dan informasi kepada masyarakat. Biar masyarakat yang menilai," tutup Idris. (*)

