Jelang Lebaran, Harga TBS Sawit Plasma Riau Naik Jadi Rp3.886/Kg

Jelang Lebaran, Harga TBS Sawit Plasma Riau Naik Jadi Rp3.886/Kg

Ilustrasi/Net

Beritariau.com, Pekanbaru – Menjelang Hari Raya Idulfitri, harga tandan buah segar (TBS) kelapa sawit mitra plasma di Provinsi Riau mengalami kenaikan. Untuk periode 18–31 Maret 2026, harga tertinggi ditetapkan sebesar Rp3.886,50 per kilogram.

Penetapan harga tersebut dilakukan oleh Dinas Perkebunan Riau bersama tim, mengacu pada Peraturan Menteri Pertanian Nomor 13 Tahun 2024 serta keputusan terbaru dari Direktorat Jenderal Perkebunan.

Kepala Dinas Perkebunan Riau, Supriadi, menyebutkan kenaikan tertinggi terjadi pada kelompok umur tanaman 9 tahun, yang naik sebesar Rp163,30/kg atau sekitar 4,39 persen dibanding periode sebelumnya.

“Dengan demikian, harga pembelian TBS petani untuk dua minggu ke depan ditetapkan sebesar Rp3.886,50/kg,” ujarnya.

Ia menjelaskan, kenaikan harga ini terutama dipengaruhi oleh meningkatnya harga crude palm oil (CPO) dan kernel. Tercatat, harga CPO naik sebesar Rp667,37 dan kernel naik Rp524,83 dibandingkan minggu lalu.

Selain itu, indeks K yang digunakan dalam penetapan harga periode ini sebesar 92,98 persen, dengan harga cangkang ditetapkan Rp16,51/kg.

Dalam kondisi beberapa pabrik kelapa sawit (PKS) tidak melakukan penjualan, penetapan harga tetap mengacu pada regulasi yang berlaku, yakni menggunakan harga rata-rata tim atau harga KPBN jika diperlukan.

Pemerintah Provinsi Riau bersama seluruh pemangku kepentingan terus berupaya memperbaiki tata kelola penetapan harga TBS agar lebih transparan dan berkeadilan bagi petani maupun perusahaan.

“Perbaikan tata kelola ini diharapkan berdampak langsung pada peningkatan pendapatan petani dan kesejahteraan masyarakat,” tambahnya. (*)