KONI Pusat Perpanjang Kepengurusan KONI Riau hingga September 2026

Beritariau.com, Pekanbaru – Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat resmi memperpanjang masa jabatan pengurus KONI Provinsi Riau periode 2022–2026 selama enam bulan, terhitung April hingga September 2026. Keputusan tersebut tertuang dalam Surat Keputusan (SK) Nomor 37 Tahun 2026 yang ditandatangani Ketua Umum KONI Pusat, Marciano Norman, pada 16 Maret 2026.
Perpanjangan ini dilakukan menyusul berakhirnya masa bakti kepengurusan pada Maret 2026, sekaligus untuk menjaga kesinambungan program pembinaan atlet di tengah sejumlah agenda penting. Di antaranya pelaksanaan PON Beladiri di Sulawesi Utara serta penunjukan Riau sebagai tuan rumah Kejuaraan Nasional Federasi Panjat Tebing Indonesia (FPTI).
Dalam SK tersebut, pengurus KONI Riau tetap menjalankan tugas organisasi seperti biasa, sekaligus diberi mandat untuk mempersiapkan dan melaksanakan Musyawarah Olahraga Provinsi (Musorprov) paling lambat September 2026. Batas waktu ini bersifat final dan tidak dapat diperpanjang kembali.
Selain itu, KONI Pusat juga mencabut surat sebelumnya terkait pelaksanaan Musorprov tertanggal 9 Maret 2026, sehingga seluruh proses yang mengacu pada surat tersebut dinyatakan tidak berlaku.
Sekretaris Umum KONI Riau, Edi Satria, membenarkan pihaknya telah menerima SK perpanjangan sekaligus pencabutan jadwal Musorprov. Ia menegaskan, pengurus akan tetap menjalankan roda organisasi sesuai arahan KONI Pusat.
“Kami akan melaksanakan tugas sebagaimana mestinya, sesuai dengan fungsi dan tanggung jawab KONI Riau hingga batas waktu yang telah ditentukan,” ujarnya.
Perpanjangan ini juga tidak terlepas dari dinamika internal, khususnya polemik dalam Tim Penjaringan dan Penyaringan (TPP) calon Ketua Umum KONI Riau. Perselisihan antaranggota TPP terkait hasil seleksi dan proses verifikasi dukungan menjadi salah satu pertimbangan KONI Pusat untuk mengambil langkah penengah.
Dengan kebijakan ini, diharapkan stabilitas organisasi tetap terjaga dan seluruh agenda olahraga di Riau dapat berjalan optimal hingga terselenggaranya Musorprov secara definitif. (*)

