Sambut Ramadan 1447 H, Kominfo dan MUI Kampar Siapkan Kolaborasi Program Dakwah di Radio

Sambut Ramadan 1447 H, Kominfo dan MUI Kampar Siapkan Kolaborasi Program Dakwah di Radio

Beritariau.com, Bangkinang Kota – Menyambut Bulan Suci Ramadan 1447 H, Dinas Komunikasi Informatika, Persandian dan Statistik Kabupaten Kampar bersama Majelis Ulama Indonesia (MUI) Kabupaten Kampar menjajaki kerja sama program siaran keagamaan melalui Radio Swara Kampar.

Audiensi terkait rencana penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) tersebut berlangsung di ruang rapat Radio Kominfo Kampar, Rabu (11/2/2026). Pertemuan dihadiri perwakilan MUI Kampar serta manajemen Radio Swara Kampar.

Kepala Dinas Kominfo Kampar Lukmansyah Badoe, S.Sos., M.Si yang diwakili Kepala Bidang Pengelolaan Informasi dan Komunikasi Publik (PIKP) Bambang, S.IP., M.Si menyambut baik inisiatif kolaborasi tersebut.

“Kerja sama ini sangat positif dalam menyemarakkan Ramadan melalui konten siaran yang edukatif, informatif, dan bernilai dakwah. Kominfo Kampar tentu mendukung sinergi yang memperkuat literasi keagamaan dan penyebaran informasi publik yang menyejukkan,” ujarnya.

Dalam pertemuan itu dibahas rencana penyiaran program-program khusus Ramadan, seperti tausiyah, dialog interaktif keagamaan, kajian Islami, hingga informasi kegiatan keagamaan di Kabupaten Kampar.

Perwakilan Radio Swara Kampar, Dika Latief, menyampaikan bahwa sebagai media milik daerah, radio memiliki peran strategis dalam menjangkau masyarakat luas. Karena itu, sinergi dengan MUI diharapkan mampu menghadirkan siaran Ramadan yang berkualitas dan relevan bagi masyarakat.

Sementara itu, Sekretaris Komisi Infokom MUI Kabupaten Kampar, Ihfasni Arham, menjelaskan bahwa kerja sama ini bertujuan memperkuat syiar Islam selama Ramadan serta memastikan pesan-pesan keagamaan yang disampaikan selaras dengan nilai Islam rahmatan lil ‘alamin.

Audiensi ditutup dengan komitmen bersama untuk segera merealisasikan penandatanganan MoU dan melaksanakan program siaran Ramadan secara terkoordinasi dan berkelanjutan.

Kolaborasi ini diharapkan menjadi wadah dakwah yang menyejukkan sekaligus mempererat sinergi antara pemerintah daerah, ulama, dan media lokal dalam membangun masyarakat Kampar yang religius dan informatif. (*)