Warga Setempat Tak Tahu Pengibar Bendera
Polisi Selidiki Pengikut dan Pengibar Bendera ISIS di Riau

| Beritariau.com 2014
Beritariau.com, Pekanbaru - Berkibarnya bendera Islamic State of Iraq and Syria (ISIS) di Musholla Nurul Jihad di Kecamatan Tenayan Raya Pekanbaru membuat masyarakat resah.
Tak hanya bendera, sebuah pesan di kertas yang berisi ultimatum dan deklarasi di daerah tersebut.
Kasat Intel Polresta Pekanbaru, Kompol Bainar saat dikonfirmasi wartawan Senin (1/9/14) mengatakan kasus ini tengah didalami dan sudah dilakukan pengumpulan dan keterangan sejumlah saksi.
"Sudah kita mintai keterangan dari saksi, dan masih kita selidiki, terkait motif dan siapa pelaku pemasangan bendera ISIS tersebut," katanya.
Dari keterangan warga, kata Bainar, pengurus Musholla tidak merasa melakukan pemasangan bendera dan atribut ISIS tersebut. Begitu juga pihak warga setempat. "Untuk itu masih kita lacak siapa pelakunya," ujarnya.
Sebelumnya, Polda Riau menyatakan tengah gencar dalam upaya memutus dan menangkal propaganda ISIS, khususnya di Riau.
Untuk itu, seluruh jajaran pemerintahan, kepolisian, TNI, Ormas, LSM dan sebagainya, bersama-sama memberikan kontribusi dalam mencegah masuknya ISIS di Riau.
Langkah tegas ini diambil Polda Riau, melanjutkan kebijakan pemerintah terkait ISIS di Indonesia, sebagaimana keputusan pada sidang kabinet terbatas pada 4 Agustus 2014 lalu, yang menolak ISIS karena bertentangan dengan Pancasila dan ideologi negara.
Sebelumnya diberitakan Warga kecamatan Tenayan Raya Pekanbaru dikejutkan dengan berkibarnya bendera Islamic State of Iraq And Syria (ISIS) di pagar Musholla Nurul Jihad, di Jalan Hangtuah simpang Proyek perumahan Primadona Serumpun II RT 004 RW 009 Kelurahan Sail. [Baca : Bendera ISIS Berkibar di Riau, Pengikutnya Tebar Ancaman] [pan]
Tak hanya bendera, sebuah pesan di kertas yang berisi ultimatum dan deklarasi di daerah tersebut.
Kasat Intel Polresta Pekanbaru, Kompol Bainar saat dikonfirmasi wartawan Senin (1/9/14) mengatakan kasus ini tengah didalami dan sudah dilakukan pengumpulan dan keterangan sejumlah saksi.
"Sudah kita mintai keterangan dari saksi, dan masih kita selidiki, terkait motif dan siapa pelaku pemasangan bendera ISIS tersebut," katanya.
Dari keterangan warga, kata Bainar, pengurus Musholla tidak merasa melakukan pemasangan bendera dan atribut ISIS tersebut. Begitu juga pihak warga setempat. "Untuk itu masih kita lacak siapa pelakunya," ujarnya.
Sebelumnya, Polda Riau menyatakan tengah gencar dalam upaya memutus dan menangkal propaganda ISIS, khususnya di Riau.
Untuk itu, seluruh jajaran pemerintahan, kepolisian, TNI, Ormas, LSM dan sebagainya, bersama-sama memberikan kontribusi dalam mencegah masuknya ISIS di Riau.
Langkah tegas ini diambil Polda Riau, melanjutkan kebijakan pemerintah terkait ISIS di Indonesia, sebagaimana keputusan pada sidang kabinet terbatas pada 4 Agustus 2014 lalu, yang menolak ISIS karena bertentangan dengan Pancasila dan ideologi negara.
Sebelumnya diberitakan Warga kecamatan Tenayan Raya Pekanbaru dikejutkan dengan berkibarnya bendera Islamic State of Iraq And Syria (ISIS) di pagar Musholla Nurul Jihad, di Jalan Hangtuah simpang Proyek perumahan Primadona Serumpun II RT 004 RW 009 Kelurahan Sail. [Baca : Bendera ISIS Berkibar di Riau, Pengikutnya Tebar Ancaman] [pan]

