Tak Ada Barang Pribadinya Ikut Hilang
Nurjannah, Gadis Muda di Duri-Mandau Hilang Secara Misterius

Foto dan Informasi Tentang Hilangnya Nurjannah yang Disebar Polsek Mandau Melalui Akun Twitter @PolsekMandau dan @info_DURI | Istimewa | Beritariau.com 2014
Beritariau.com, Bengkalis - Nurjannah (18), gadis asal Tasik Serai Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis dikabarkan hilang sejak Kamis (28/8/14) lalu sekitar pukul 04.00 pagi. Cerita kehilangannya dari rumah majikannya di Jalan Tegal Sari RT 5 RW 20 Kelurahan Air Jamban Kecamatan Mandau, ternyata misterius.
"Kalau dia kabur kenapa sendal, baju dan barang-barang pribadi lainnya termasuk handphone tak satupun dibawa," kata Khairuddin (46) majikan Nurjannah kepada Beritariau.com, Minggu (31/8/14). Khairuddin mengaku meski bekerja di rumahnya, Ia telah menganggap Nurjannah sebagai anaknya sendiri.
Diceritakan Khairuddin, hilangnya Nurjannah diketahui saat putrinya terbangun jam 4 pagi minta dibuatkan makanan. Saat hendak dibanguni, Nurjannnah yang diduga sedang tidur di kamarnya ternyata tak ada.
"Putri saya itu mau membangunkan Nurjannah minta dibuatkan telur goreng. Rupanya dia gak di kamar. Pukul 05.30 WIB langsung saya buat laporan polisi ke Polsek Mandau," ujarnya.
Ia mengatakan, sejauh ini dia tak bisa menduga apapun. Dia tak tahu pasti apakah kabur atau diculik. Namun, Ia mengakui ada kejadian yang tak biasa pada malam sebelum Nurjannah hilang.
Kepada Khairuddin, 3 orang anak-anak yang ikut mengaji bersama Nurjannah bercerita padanya soal kejadian pada malam sebelum Nurjannah hilang. Dari cerita mereka yang berjumpa usai maghrib malam itu, mereka melihat Nurjannah bawa plastik.
"Kami tanya, apa isi plastik itu kak? Kakak itu bilang isinya baju. Kami tanya lagi itu baju dari siapa ? Kak Nurjannah hanya bilang, dari abang," cerita anak-anak itu seperti dituturkan Khairuddin.
Khairuddin mengungkapkan bahwa, selama 6 bulan bekerja di rumahnya, Nurjannah memang tipe agak pendiam. Dirinya yang berprofesi sebagai pegawai instansi pemerintahan memiliki banyak aktivitas di luar bersama istrinya.
"Anak-anak saya sudah menganggapnya sebagai kakaknya sendiri. Saya pun dah anggap dia seperti anak sendiri. Bahkan, orang tua Nurjannah sudah beberapa kali tidur di rumah saya," tambahnya.
Seperti diketahui, informasi atau maraknya isu penculikan di Kabupaten Bengkalis ramai dicuitkan di sosial media khususnya twitter. Meski beberapa diantaranya adalah isu "hoax" alias kabar tak jelas, namun aparat kepolisian telah mengingatkan warga Kecamatan Mandau untuk selalu waspada.
Atas kabar Nurjannah ini, isu itu muncul kembali di media sosial. Hingga kini Nurjannah belum diketahui keberadaannya. Bahkan, kehilangannya masih misteri. Apakah kabur atau diculik ? [red]
"Kalau dia kabur kenapa sendal, baju dan barang-barang pribadi lainnya termasuk handphone tak satupun dibawa," kata Khairuddin (46) majikan Nurjannah kepada Beritariau.com, Minggu (31/8/14). Khairuddin mengaku meski bekerja di rumahnya, Ia telah menganggap Nurjannah sebagai anaknya sendiri.
Diceritakan Khairuddin, hilangnya Nurjannah diketahui saat putrinya terbangun jam 4 pagi minta dibuatkan makanan. Saat hendak dibanguni, Nurjannnah yang diduga sedang tidur di kamarnya ternyata tak ada.
"Putri saya itu mau membangunkan Nurjannah minta dibuatkan telur goreng. Rupanya dia gak di kamar. Pukul 05.30 WIB langsung saya buat laporan polisi ke Polsek Mandau," ujarnya.
Ia mengatakan, sejauh ini dia tak bisa menduga apapun. Dia tak tahu pasti apakah kabur atau diculik. Namun, Ia mengakui ada kejadian yang tak biasa pada malam sebelum Nurjannah hilang.
Kepada Khairuddin, 3 orang anak-anak yang ikut mengaji bersama Nurjannah bercerita padanya soal kejadian pada malam sebelum Nurjannah hilang. Dari cerita mereka yang berjumpa usai maghrib malam itu, mereka melihat Nurjannah bawa plastik.
"Kami tanya, apa isi plastik itu kak? Kakak itu bilang isinya baju. Kami tanya lagi itu baju dari siapa ? Kak Nurjannah hanya bilang, dari abang," cerita anak-anak itu seperti dituturkan Khairuddin.
Khairuddin mengungkapkan bahwa, selama 6 bulan bekerja di rumahnya, Nurjannah memang tipe agak pendiam. Dirinya yang berprofesi sebagai pegawai instansi pemerintahan memiliki banyak aktivitas di luar bersama istrinya.
"Anak-anak saya sudah menganggapnya sebagai kakaknya sendiri. Saya pun dah anggap dia seperti anak sendiri. Bahkan, orang tua Nurjannah sudah beberapa kali tidur di rumah saya," tambahnya.
Seperti diketahui, informasi atau maraknya isu penculikan di Kabupaten Bengkalis ramai dicuitkan di sosial media khususnya twitter. Meski beberapa diantaranya adalah isu "hoax" alias kabar tak jelas, namun aparat kepolisian telah mengingatkan warga Kecamatan Mandau untuk selalu waspada.
Atas kabar Nurjannah ini, isu itu muncul kembali di media sosial. Hingga kini Nurjannah belum diketahui keberadaannya. Bahkan, kehilangannya masih misteri. Apakah kabur atau diculik ? [red]

