Ribuan Karyawan Bakal Nganggur

PT Duta Palma di Kuansing Lumpuh, Kerugian Ditaksir Ratusan Milyar

PT Duta Palma di Kuansing Lumpuh, Kerugian Ditaksir Ratusan Milyar

Ilustrasi Kerusuhan Konflik Agraria | Beritariau.com 2014

Beritariau.com, Pekanbaru - Terkait aksi pengrusakan disertai pembakaran pada sejumlah aset dan peralatan operasional milik perusahaan yang dilakukan oleh warga Kabupaten Kuantan Singingi pada Kamis (28/08/2014) siang kemarin, PT Duta Palma Nusantara (DPN) menyatakan menderita kerugian yang sangat besar.

"Saat ini kami sedang menghitung semua kerusakan. Data sementara kami, jika dikonversi dengan nominal mencapai puluhan Milyar," kata Humas PT Duta Palma Nusantara, Saut Hutapea kepada Beritariau.com, Jumat (29/08/2014).

Diterangkannya, kerugian itu atas kerusakan disejumlah aset bangunan Fisik seperti kantor, gudang, perumahan, pos dan aset operasional seperti mesin, alat berat, mobil dan kendaraan roda dua serta kerusakan lainnya yang tergolong sebagai aset penting perusahaan.

Diungkapkan juga bahwa, kerusakan itu dapat membuat operasi perusahaan terhenti. "Pabrik kita diobrak-abrik. Dari laporan sementara yang kami terima dari lokasi, tidak memungkinkan perusahaan beroperasi dalam waktu dekat," katanya.

Kondisi itu, katanya, membuat sekitar 3000an karyawan terpaksa tidak bisa bekerja dan produksi tidak jalan. Ditafsirkan kedepan kerugian bisa mencapai ratusan milyar rupiah.

Disinggung soal rencana penyelesaian konflik ini, Saut menyatakan masih dibahas oleh manajemen. Dan terkait tindakan pengrusakan disertai pembakaran itu, pihaknya menyerahkan sepenuhnya kepada aparat kepolisian.

Seperti diberitakan sebelumnya, Konflik agraria antara warga dan DPN meletus. Ratusan warga yang awalnya menggelar aksi damai di Kantor DPN Estate berujung anarkis. Massa membakar sejumlah aset DPN karena keinginannya tak dipenuhi.
[Baca : Ini Penyebab Warga Kuansing vs PT Duta Palma Nusantara "Meledak"]