Kasus pemukulan wartawan, Polisi didesak usut Yopi Arianto

Ilustrasi | Beritariau.com 2015
Beritariau.com, Pekanbaru - Sejumlah aktivis dari Forum Pemuda Mahasiswa Peduli Indragiri Hulu (FPMP-Inhu), Senin (09/11/15), menggelar aksi demonstasi damai di halaman Markas Kepolisian Daerah (Polda) Riau menuntut penyidik mengusut tuntas kasus pemukulan wartawan yang diduga dilakukan mantan Bupati Inhu Yopi Arianto.
Koordinator Aksi FPMP-Inhu, Pebri Suwandi dalam orasinya, mengatakan, beberapa waktu lalu ada laporan kasus kekerasan yang diduga dilakukan Yopi terhadap wartawan Harian Detil, Zulkifli yang dipicu soal pemberitaan. Namun hingga kini, polisi belum menindaklanjuti kasus tersebut.
"Selain dugaan kasus itu, kami juga meminta Kapolda Riau (Brigjend Pol Dolly Bambang Hermawan) mengambilalih penanganan kasus dugaan korupsi dana bantuan sosial di Kabupaten Inhu dari tahun 2014 hingga 2015," katanya.
Pebri membagikan selebaran kepada pengguna jalan yang melintasi Jalan Jenderal Sudirman Pekanbaru, tepatnya di depan pintu masuk Markas Polda Riau.
Dalam selebaran itu ada himbauan bagi masyarakat Inhu untuk tidak memilih pemimpin yang pernah tersandung kasus dugaan perbuatan amoral.
Usai berorasi, massa ini pun membubarkan diri dengan tertib. Sebelum bubar mereka juga berjanji akan menggelar aksi serupa dalam beberapa hari ke depan dengan massa yang lebih besar lagi.
Aksi hari ini, hanya diikuti puluhan pendemo. Mereka mengaku, rekan rekan mereka yang berstatus mahasiswa setengah mengikuti perkuliahan. [red]

