Ngobrol saat belajar, Siswa SMP di Pekanbaru ditonjok gurunya

Ngobrol saat belajar, Siswa SMP di Pekanbaru ditonjok gurunya

Ilustrasi | Beritariau.com 2015

Beritariau.com, Pekanbaru - MI (10) siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) kecamatan Bukit Raya kota Pekanbaru ditonjok gurunya DO, lantaran ngobrol dengan rekannya saat proses belajar mengajar dilaksanakan.

Akibatnya, sang siswa mengalami memar pada mata sebelah kanannya. Tak terima anaknya diperlakukan kasar, orang tua melapor ke polisi.

"Pas kejadian, kami koordinasi dengan sekolah, tapi kayaknya kurang ditanggapi, makanya kita ke Polsek Bukit Raya. Tapi katanya pihak sekolah akan menempuh jalur perdamaian," ujar orangtua MI, Sudarmi (45) kepada wartawan di Mapolsek Bukit Raya, Jumat (15/05/15).

Dalam laporannya, korban MI (10) mengaku dianiaya gurunya inisial DO. Perkaranya sepele, karena MI bercerita dengan temannya saat DO sedang menerangkan pelajaran di depan kelas.

Karena merasa terganggu, DO langsung menegur dan meminta MI yang saat duduk di belakang agar pindah kedepan.

Namun, baru sebentar saja, MI kembali kebelakang, dengan alasan mengambil pulpen yang tertinggal di meja belakang. Diduga karena emosi, DO lalu menghampiri muridnya dan spontan menonjok mata sebelah kanan korban hingga alami memar.

Kanit Reskrim Polsek Bukit Raya AKP Arry Prasetyo mengaku belum menerima laporan. "Kita sudah cek ke Sentra Pelayanan Kepolisian (SPK) Polsek. Mungkin masih berobat dulu, namun laporan polisinya belum masuk," kata Arry.

Informasi yang diperoleh, MI adalah pelajar SMP PGRI, yang berada di jalan Pandan kecamatan Bukit Raya. Usai melapor ditemani orang tuanya, korban selanjutnya dibawa untuk menjalani visum ke RS Bhayangkara Polda Riau, jalan Kartini Pekanbaru. [Pan]