Rumah tersangka korupsi disegel Jaksa, Keluarga marahi wartawan

Rumah tersangka korupsi disegel Jaksa, Keluarga marahi wartawan

Tim Kejaksaan Tinggi Riau Sita Rumah Mantan Kadisbun Riau, Susilo, Tersangka Korupsi | Beritariau.com 2015

Beritariau.com, Pekanbaru - Perbuatan tak pantas dilakukan seorang pria yang mengaku kerabat Susilo terhadap awak media yang melakukan tugas peliputan pada upaya penyitaan rumah dan tanah milik Susilo oleh penyidik Kejati Riau.

Bahkan, nyaris terjadi bentrok fisik antara sang kerabat Susilo yang tidak diketahui namanya tersebut dengan sejumlah awak media yang mengetahui kejadian itu.

Kejadian itu bermula saat terjadi dialog antara pihak Kejati Riau dan keluarga Susilo di pendopo rumah Susilo yang terletak di Jalan Purwodadi Nomor 181 Kecamatan Tampan. Saat itu, keluarga melakukan perlawanan terhadap upaya penyitaan yang dilakukan penyidik.

Melihat hal itu, wartawan Haluan Riau, Dodi Ferdian, langsung menghubungi Koordinator Liputan (Korlip) Haluan Riau, Elpi Alkhairi, untuk menyampaikan suasana penyitaan dan meminta didatangkan fotografer untuk mengabadikan momen penyitaan itu.

Namun, hal itu tak membuat salah seorang kerabat Susilo tak senang dan mendekati wartawan Haluan Riau itu seraya menyatakan, pihak keluarga tak melakukan perlawanan terhadap tim Kejati Riau.

"Siapa yang melakukan perlawanan. Kan lihat keluarga masih melakukan komunikasi," tukasnya. Pernyataan itu dijawab dengan baik oleh Dodi.

Namun, keluarga Susilo yang saat itu mengenakan baju kaos putih dan celana jeans itu tak puas. Pria itu menanyakan nama media kepada Dodi dengan nada suara meninggi sambil memegang pundak Dodi.

Menanggapi tindakannya, Dodi mencoba menyingkirkan tangan Pria yang tak diketahui namanya tersebut. Bahkan, Pria itu tanpa basa-basi menyentuh kartu pers Dodi yang tergantung di bajunya.

"Jangan sentuh. Biar aku sendiri yang lihatkan," timpal Dodi.

Melihat kejadian tersebut, sejumlah awak media mendekat dan mencoba menengahi perdebatan tersebut. Namun, keluarga Susilo itu menjauh sambil terlihat menghubungi temannya untuk datang ke lokasi.

Tak hanya itu, kejadian tak mengenakkan pun diterima Fotografer Haluan Riau, Azwar. Saat itu, Azwar hendak mengambil gambar penandatanganan berita acara penolakan penyitaan.

Salah seorang wanita yang duduk tak jauh dari lokasi penandatanganan tampak berteriak mengatakan jangan ambil foto isteri Susilo. Bahkan, hal itu ditimpali keluarga lainnya, yang mengatakan agar Azwar mengambil banyak foto.

"Ambil fotonya besar-besar. Jarang-jarang bisa masuk koran," ujar wanita tersebut, menyindir si fotograper.

Menyikapi hal itu, Azwar memilih tak mau berdebat lalu meninggalkan lokasi tempat penandatanganan berita acara penolakan. [Pan]