Kepala Bea Cukai Bengkalis tutupi penembakan ABK hingga tewas

Ilustrasi | Beritariau.com 2015
Beritariau.com, Bengkalis - Pihak Bea Cukai Kelas II A Tipe Pratama Kabupaten Bengkalis menutup rapat informasi aksi penembakan terhadap Dermawan (45), yang diduga dilakukan oknum petugas bea cukai di perairan Selat Malaka Desa Papal Kecamatan Bantan, Bengkalis, Minggu (05/04/15), sekitar pukul 01.00 Wib.
Dermawan, diketahui sebagai Anak Buah Kapal (ABK) sebuah kapal yang diduga membawa bawang ilegal dari Malaysia di perairan itu. Ia tewas diduga akibat tembakan dari oknum petugas Bea Cukai. Namun, Bea Cukai sangat tertutup atas informasi ini dengan alasan penyelidikan.
"Masih diselidiki," kata Kepala Bea Cukai Kelas II A Tipe Pratama Bengkalis Ade Irawan saat dihubungi, Minggu (05/04/15) sore. Ade menolak untuk memberikan keterangan lebih lanjut.
Terpisah dihubungi, Kapolres Bengkalis Aloysius Supriadi membenarkan adanya insiden tersebut. Namun, Ia menolak berkomentar lebih lanjut terkait kasus itu.
"Memang ada. Dan masih kami selidiki. Keterangan lebih lanjut lebih baik dikonfirmasi ke Bea Cukai," kata Aloysius.
Sejauh ini, Aloysius hanya menjelaskan bahwa jenazah korban (Dermawan, red) telah menjalani visum et revertum di RSUD Bengkalis dan kemudian dimakamkan.
Aksi penembakan terhadap ABK ini santer dikalangan sejumlah wartawan. Hingga kini, bea cukai masih menutup rapat informasi itu serta terkait penggunaan senjata api oleh Bea Cukai. Sementara, terkait adanya laporan dari keluarga Dermawan, Kapolres Bengkalis belum bisa memberikan keterangan. [red]

