Kantor Dinas di Kampar dirampok, tiga pegawai disekap

Kantor Dinas di Kampar dirampok, tiga pegawai disekap

Ilustrasi | Beritariau.com 2015

Beritariau.com, Kampar - Kawanan perampok di Riau tak segan-segan lagi beraksi. Rumah, Bank, SPBU, Kantor Swasta dan Mini Market kerap jadi incaran. Kali ini, malah perkantoran milik pemerintah yang jadi sasaran pelaku.

Selasa (31/03/15) pagi di Bangkinang ibukota Kabupaten Kampar, heboh akibat tersiarnya berita perampokan di Kantor Dinas Pertanian dan Peternakan Kampar di kawasan Komplek Perkantoran Pemda Kampar Jalan HR Soebrantas, Bangkinang.

Tiga petugas di Kantor itu yakni dua penjaga dan seorang Staf di Bagian Keuangan, disekap. Sejumlah barang berharga dan uang tunai berhasil dicuri kawanan perampok yang diketahui berjumlah enam orang itu.

Informasi yang dirangkum, peristiwa itu diketahui oleh pegawai yang datang ke kantor itu pada Selasa pagi hari. Saat itu pegawai itu terkejut, kondisi kantor sudah berantakan dengan kertas berserakan di lantai, dan lemari serta laci di ruangan kantor terbuka.

Pegawai itu pun langsung memberitahukan kepada Kepala Dinas Pertanian Hendri Dunan. Mendengar kabar itu, Hendri langsung meluncur ke kantornya.

Dari pengakuan para pegawainya, Hendri menyebutkan, untuk sementara barang yang hilang antara lain : satu unit kamera dan uang tunai sebesar Rp1,5 juta.

"Itu saja baru yang diketahui. Lagi dicek semua," katanya.

Sedangkan di Dinas Peternakan, didapat informasi, sebuah hard disc eksternal senilai Rp150 ribu raib.

Seorang Staf yang ikut disekap pelaku, Mizan mengaku bahwa perampok tersebut beraksi menggunakan sebo atau penutup wajah.

Katanya, para pelaku mengikat mereka dengan kain selimut yang dipotong memanjang sehingga berbentuk tali. Mereka diancam dibunuh apabila melawan saat disandra.

Diceritakan Mizan, saat kejadian pada Senin (30/03/15) malam, ia masih berada di sebuah ruangan kantor karena ada kerja yang harus diselesaikan ditemani dua orang petugas jaga.

"Tiba-tiba ada enam orang datang dan mengancam dengan pisau dan parang," katanya.

Setelah menyekap dan mengacak-acak kantor mencari barang berharga, para pelaku akhirnya kabur.

Hingga berita ini diturunkan, kepolisian masih melakukan penyelidikan dan pengejaran pelaku.

"Kita sudah meminta keterangan saksi-saksi. Masih dalam lidik," kata Kapolsek Bangkinang Kota Iptu Ulul Azmi. [Pan]

Tags :# hukum