Rp410 Juta Raib dari Mobil Pengunjung SPBU

Spesialis perampok nasabah bank di Inhu diciduk saat ganti ban

Spesialis perampok nasabah bank di Inhu diciduk saat ganti ban

Ilustrasi | Beritariau.com 2015

Beritariau.com, Pekanbaru - Aksi AR (24) dan MI (35), warga Kayu Agung Palembang, yang berhasil merampok duit sebesar Rp410 Juta dari seorang pengemudi mobil saat mengisi bensin di SPBU, berhasil digagalkan di Pematang Reba Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu), Senin (30/03/15) sekitar pukul 12.00 Wib.

Keduanya ditangkap polisi saat mengganti ban sepeda motor di salah satu bengkel setelah Kapolsek Rengat Barat mendapat informasi dari Polsek Seberida bahwa pelaku pencurian dengan pemberatan (curat) yang kabur ke wilayahnya.

"Pukul 11.30 Wib kita terima informasi telah terjadi aksi pencurian di SPBU Seberida. Kapolsek Seberida, Kompol Bastari memberikan data ciri-ciri pelaku," kata Kapolsek Rengat Barat, AKP Franky Tambunan, Senin (30/03/15).

‪Franky pun menginstruksikan anggotanya untuk melakukan pencarian memburu para pelaku dan berhasil menangkapnya disebuah bengkel.

Informasi yang dihimpun di Kepolisian, kejadian tersebut berawal saat korban bernama SI, singgah ke SPBU untuk mengisi bensin mobil Toyota Kijang Inova hitam berplat nomor BM 98 BW yang dikendarainya. Saat itu, Ia baru pulang mengambil uang di Bank BNI Sebrida.

‪Setelah diisi bensin, SI keluar dari mobil untuk membayar. Saat Ia membayar, dua pelaku itu masuk ke mobil melalui pintu sebelah kiri, lalu menggondol tas berisi uang yang diletaknya di dasbor dibawah kaca.

Aksi itu diketahui dari seorang pegawai pompa bensin bernama Zainal yang meneriaki kedua pelaku saat beraksi. Sayang, pelaku lebih dulu kabur dengan menggunakan motor Jupiter Mx hitam berles merah dengan nomor polisi BG 6321 KAB.‬

‪"Saat itu, saya melihat mereka (pelaku) menggunakan jacket hitam dan helm untuk menutupi wajahnya," tutur Zainal dalam keterangannya ke polisi.

Zainal mengaku, pelaku kabur menuju Jalan Lintas Timur ke arah Pematang Reba. Informasi Zainal itu, langsung diteruskan Kapolsek Seberida, Kompol Bastari ke Kapolsek Rengat Barat.‬

"Saat tim kita lewat depan sebuah bengkel, terlihat sebuah motor dengan dan dua orang yang ciri-cirinya sama dengan informasi yang masuk. Saat ditanyakan, pelaku sempat mengelak," kata Franky.

‪Namun, alasan itu tak membuat polisi langsung percaya. Pasalnya, saat kedua orang diperiksa, dtemukan uang pecahan Rp50 ribu dan Rp100 ribu dalam jumlah besar di dalam kantong plastik.

Merasa cocok dan yakin, kedua pelaku diamankan dan akhirnya mengaku bahwa mereka lah pelaku pencurian itu. Tak lama kemudian, petugas dari Polsek Seberida tiba di bengkel dan menggiring pelaku ke Mapolsek Seberida.

Turut diamankan juga satu unit sepeda motor Jupiter MX, uang sebanyak Rp410 juta, tiga unit handphone, satu dompet, dan satu kartu ATM.‬

‪Dari hasil penyelidikan sementara, lanjut Franky, dicurigai ada pelaku lain. Pasalnya, saat diinterogasi, handphone milik pelaku terus berdering. "Yang menelepon tertulis "B". Saat ditanya, dia ngaku itu bapaknya," kata Franky.

Selain itu, AR juga diketahui telah dua kali melakukan aksi. Pada CCTV Bank BNI Sebrida pada tahun 2014 lalu terekam, AR mencongkel jok motor seorang nasabah Bank BNI. Saat itu, Ia berhasil melarikan uang sebesar Rp10 juta milik nasabah. Sayangnya, AR berhasil kabur dan aksi itu diakuinya kepada polisi. [Pan]

Tags :# hukum