Bawa Peluru, dua bule diamankan di Bandara Pekanbaru

Bawa Peluru, dua bule diamankan di Bandara Pekanbaru

Ilustrasi | Beritariau.com 2015

Beritariau.com, Pekanbaru - Dua wanita bule (Warga Negara Asing/WNA) asal Spanyol dan Italia, Senin (30/03/15), diamankan karena kedapatan membawa sebutir peluru alias amunisi tanpa senjata api (senpi) di Bandara Internasional Sultan Syarif Kasim (SSK) Pekanbaru. Keduanya, langsung diamankan Satuan Intel Polresta Pekanbaru.

Macarena Salmeron Lopez (26) asal Spanyol dan rekannya Anna Vettorelo (29) asal Italia, dipergoki petugas Bandara saat akan terbang menuju negara tetangga Malaysia.

"Diamankan petugas bandara saat akan terbang menuju Subang, Malaysia, kemudian diserahkan ke kita," ujar Wakapolresta Pekanbaru AKBP Sugeng Putut Wicaksono.

Karena ketahuan, kedua bule yang membawa sebutir peluru jenis revolver itu akhirnya gagal terbang, setelah X Ray (metal detector) di Bandara berbunyi saat barang-barang bawaannya dipindai (scanning). Petugas memeriksa barang bule itu.

"Ditemukan sebutir peluru revolver kaliber 38 dari dompet Anna Vettorelo. Mereka langsung diamankan petugas bandara," ungkap Sugeng.

Dari keterangannya kepada petugas, Anna mengaku peluru itu merupakan pemberian rekannya yang bekerja di salah satu museum di Spanyol. Bahkan, sebelum tiba di Pekanbaru, dua wanita cantik ini sudah lebih dulu berada di Indonesia dengan tujuan wisata.

Dijelaskannya, dari Australia, Anna dan Macarena mengaku pertama kali ke Indonesia yaitu mengunjungi Pulau Dewata. Lalu terbang ke Surabaya - Probolinggo (Jawa Timur), Yogyakarta, Jakarta, Medan hingga sampailah ke Kota Pekanbaru.

"Yang ditemukan sebutir peluru, tak ada senpi. Tadinya mereka hendak ke Malaysia menggunakan pesawat Firefly, namun gagal, karena peluru itu," ucap Sugeng.

Saat ini, Polisi masih memeriksa kedua bule itu guna mengembangkan terkait motif membawa peluru itu. Jika nantinya tak mencukupi bukti untuk dilakukan penahanan, lanjut Sugeng, maka keduanya akan dilepaskan.

"Pelurunya tetap kita amankan. Kita sita," ungkap Sugeng. [Pan]

Tags :# hukum