Susiyah Kecewa, laporannya sudah 1 tahun
Korban tipu travel Umroh adukan pelayanan Polresta Pekanbaru ke Ombudsman

Ilustrasi | Beritariau.com 2015
Beritariau.com, Pekanbaru - Susiyah (40), warga Pekanbaru yang menjadi korban penipuan travel Umroh, Senin (16/03/15) hari ini, akan melapor ke Ombudsman RI Perwakilan Riau terkait kekecewaannya terhadap pelayanan Polresta Pekanbaru yang tak kunjung mengungkap kasus yang dialaminya.
Susiyah mengaku kesal. Pasalnya, kasus yang dugaan penipuan pemberangkatan ibadah umrol yang diduga dilakukan pemilik travel, pasangan suami istri SU dan IW, telah berusia 1 tahun. Namun, menurutnya, penanganan kasus tersebut tak kunjung ada kemajuan. Penanganan kasus cenderung jalan di tempat.
"Akan saya laporkan pelayanan kepolisian yang tak memuaskan ini. Penanganan laporan saya sampai sekarang tak jelas," ungkapnya, Minggu (15/03/15).
Dituturkan Susiyah, sebelumnya, Ia telah menghubungi penyidik di Polresta Pekanbaru. Namun, Ia mengaku tak mendapat informasi apapun soal perkembangan kasus itu.
"Saat itu, penyidiknya mengaku sedang ujian pendidikan. Sebulan kemudian saya telpon lagi, saya tanya bagaimana kasus saya, dia jawabnya tak pasti," ujar Susiyah.
Mendengar jawaban itu, Susi kecewa. Ia mengaku langsung membayangkan seluruh korban lainnya yang terkait kasus penipuan Umroh diperlakukan sama seperti dirinya. Padahal, menurut Susi, saat ini terdapat kasus serupa dengan terlapor travel agen yang berbeda.
"Bagaimana penanganan yang lain, bisa-bisa pelaku ini tak jera. Jika tak ditindak, akan muncul lagi penipu-penipu lainnya nanti," keluhnya.
Perlu diketahui, setahun yang lalu, Susi melaporkan Travel Sa'i ke Mapolresta Pekanbaru. Ia mengaku mengalami kerugian materi sebesar Rp 80 juta yang telah dibayarkan kepada pemilik travel Umroh itu.
Hingga 1 tahun dilaporkan bahkan setelah gelar perkara, menurutnya, kasus itu masih tak jelas. [Baca : Soal Penipuan Umroh Pekanbaru, korban sebut polisi kurang respon] [Pan]

