Periksa Kinerja Aspidus Kejati Riau Amril Rigo
Banyak kasus korupsi terpendam, Kejagung inspeksi ke Kejati Riau

Ilustrasi | Beritariau.com 2015
Beritariau.com, Pekanbaru - Banyaknya kasus korupsi, baik yang masih penyelidikan maupun penyidikan yang terpendam di Pidana Khusus Kejaksaan Tinggi (Kejati) Riau, menjadi perhatian Inspektur I pada Jaksa Agung Muda Pengawasan (Jamwas) Kejagung RI, Uung Abdul Syakur.
Meski demikian, Uung belum bisa menyimpulkan arahan yang akan diberikan kepada Amril Rigo, selaku Asisten Pidsus Kejati Riau yang bertanggung jawab atas terpendamnya sejumlah kasus korupsi tersebut.
"Salah satunya kami kesini ya karena masalah itu (kasus korupsi terpendam). Apa yang sudah jadi temuan akan dipelajari terlebih dahulu," kata Uung, didampingi Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Riau Setia Untung Arimuladi, Kamis (12/03/15).
Uung menjelaskan, kedatangannya ke Kejati Riau bersama tim Jamwas dalam rangka inspeksi umum. Ini merupakan kegiatan rutin tahunan, yang dilakukannya untuk mengecek kinerja dan fasilitas kejaksaan di wilayah.
"Ada 6 kejaksaan yang menjadi tempat inspeksi umum. Pertama Kejati Riau, Kejaksaan Negeri (Kejari) Pekanbaru, Kejari Tembilahan, Kejari Pangkalan Kerinci, Kejari Rengat dan Kejari Pasir Pangaraian," kata Uung.
Meski sejumlah kasus "parkir" di Pidsus Kejati menjadi perhatian, masalah administrasi, penanganan perkara pidum, sarana dan prasarana kejaksaan juga turut diperhatikan.
Terkait sarana, gedung Kejaksaan Negeri Tembilahan di Kabupaten Indragiri Hilir menjadi atensi Uung. Bangunan disana dinilai sudah tak memungkinkan lagi dijadikan tempat bekerja.
"Gedungnya sempit dan sudah tua (lama). Ini menjadi perhatian dan akan disampaikan kepada Jaksa Agung, untuk kemudian dipertimbangkan perbaikannya," jelas Uung.
Menurut Uung, inspeksi umum ini sudah dimulai sejak Senin (08/03/15). Pertama dilakukan di Pasir Pangaraian. Kemudian pada Selasa di Pangkalan Kerinci dan Rengat.
"Sementara Rabu (11/03/15) di Kejaksaan Negeri Tembilahan. Pada Kamis (12/03/15) dilaksanakan di Kejaksaan Negeri Pekanbaru. Terakhir pada Jumat (13/03/15) dan langsung pulang," pungkas Uung.
Sementara Kepala Kejati Riau Untung menyebutkan, pihaknya tidak melakukan persiapan khusus untuk menyambut inspeksi umum ini. "Tidak ada persiapan, ini kegiatan rutin tahunan," kata Untung.
Sebelumnya diberitakan, ada beberapa kasus korupsi yang sudah lama terpendam baik yang masih penyelidikan maupun penyidikan yang sudah menetapkan beberapa tersangka, namun tidak ada kejelasan dan tindak lanjut penanganannya di Pidsus Kejati Riau. [Pan]

