Ratusan Ton Tepung dan Sagu Diduga Diselundupkan Dari Pelabuhan Tikus di Rumbai

mobil truk jenis fuso dengan nomor polisi luar daerah, membawa barang muatan karung bermuatan 100 kg tepung dan sagu diduga selundupan, Sabtu (28/5/2022) pagi/Foto: Jakop
Beritariau.com, Pekanbaru - Sebanyak lima unit mobil truk jenis fuso dengan nomor polisi luar daerah, membawa barang muatan karung bermuatan 100 kg tepung dan sagu, Sabtu (28/5/2022) pagi.
Dari pantauan, barang itu baru dibongkar dalam muatan menuju sebuah kapal yang berada di salah satu Pelabuhan Tikus di Kelurahan Sri Meranti, Kecamatan Rumbai, Kota Pekanbaru.
Terlihat sekitar 14 orang pekerja,10 diantaranya tengah mengangkut karung dari belakang mobil truk tersebut ke sebuah kapal kayu ukuran besar yang bersandar di pelabuhan.
"Muatan ini berasal dari Selat Panjang, Kepulauan Meranti," kata salah seorang pekerja yang enggan menyebutkan namanya.
Kepada awak media beritariau.com, pekerja itu mengaku, baru sekali melakukan bongkar muat di pelabuhan.
Terlihat juga seorang oknum berseragam TNI tengah berjaga mengamankan sekitar lokasi dan memantau kegiatan tersebut.
Arifin, warga sekitar yang tidak jauh dari lokasi, mengatakan, kegiatan bongkar muat di pelabuhan itu baru muncul belakangan ini.
Menurut informasi, ratusan ton muatan berisi tepung dan sagu itu akan dikirim ke luar kota di Jakarta dan Bandung.
"Sepertinya itu (muatan,red) barang selundupan, karena oknum RW juga ke bagian jatah disitu, nggak ada izin itu, itukan pelabuhan tikus," jelasnya.
Meski kegiatan itu ilegal, masyarakat sekitar hanya bisa melihat barang muatan tersebut setiap hari keluar masuk.
"Kita ini masyarakat hanya bisa menyaksikan saja, berharap ada aparat terkait yang menggerebek bongkar muat itu," pintanya. (*)

