Pria Lansia Ditemukan Tewas di Samping Kantor Desa

Pria Lansia Ditemukan Tewas di Samping Kantor Desa

Petugas bersama warga saat mengevakuasi jasad pria lansia.

Beritariau.com, Rokan Hulu - Warga sekitar kantor Desa Suka Damai, dihebohkan temuan mayat pria lansia berinisial As bin Um (65) pada Jumat (6/5/2022) siang.

Korban ditemukan berawal dari kecurigaan pihak keluarga, atas bau tidak sedap yang sudah terasa sejak Kamis (5/5/2022) dinihari.

Kapolres Rohul AKBP Eko Wimpiyanto Hardjito SIK dihubungi melalui Paur Humas AIPDA Mardiono Pasda SH, Sabtu (7/5/2022) mengatakan, lokasi korban ditemukan di sebuah rumah di Dusun Tanjung Harapan Desa Suka Damai Kecamatan Ujung Batu.

Mardiono menjelaskan, korban pertama kali ditemukan keponakannya Sri Rahayu (45) merupakan pemilik Sanggar Cherry Aerobic dan kerabatnya yang baru pulang libur lebaran ke Sumatera Barat.

"Korban merupakan paman pemilik rumah," jelas Mardiono Pasda SH.

Atas temuan itu, pihak keluarga langsung melaporkannya ke pihak Kepolisian. Kemudian, tim Piket SPKT Polsek Ujung Batu Polres Rokan Hulu (Rohul) langsung turun ke lokasi melakukan olah TKP.

Saat datang ke lokasi, tim piket Polsek langsung melakukan upaya paksa mendobrak rumah. Kemudian, menemukan korban tidak bernyawa dengan posisi tergeletak di lantai.

Selanjutnya, dari lokasi jasad korban dibawa ke Puskesmas Ujung Batu, untuk dilakukan proses visum.

"Hasilnya, oleh Dr Toto mengatakan tidak ditemukan adanya tanda - tanda kekerasan dan menyampaikan kematian korban diakibatkan oleh penyakit yang telah dideritanya," jelas Mardiono.

Sedangkan, saat pihak keluarga ditawarkan dilakukan pemeriksaan Otopsi langsung ditolak, karena ikhlas menerima kematian kerabatnya.

Menurut keterangan pihak keluarga. Sebelum ditemukan tewas, korban ditinggal seorang diri, karena seluruh kerabatnya pergi berlebaran ke Sumatera Barat, Selasa (3/5/2022) siang.

Kemudian, saat kembali ke rumah pada Kamis (4/5/2022) sekitar pukul 24.00 WIB Sri Rahayu dan beberapa kerabat sudah merasakan bau tidak sedap.

"Awalnya pihak keluarga menduga itu bau bangkai tikus," ujar Mardiono.

Selanjutnya, pada Jum'at (6/5/2022) siang Sri Rahayu yang menduga pamannya masih tertidur mendatangi kamarnya. Kemudian memangil-manggil dan mencoba mengintip dari jendela hingga merasakan bau tidak sedap yang semakin kuat.

"Karena curiga bau tidak sedap itu, saksi langsung melapor ke Polsek Ujung Batu. Kemudian dilakukan upaya paksa masuk dengan mendobrak pintu," kata Mardiono.

Namun, setelah selesai dilakukan proses visum. Pihak keluarga menolak dilanjutkan proses otopsi, sehingga petugas piket membuat surat pernyataan.

Atas kesepakatan itu, pihak keluarga membawa jasad korban dan disholatkan di Masjid Raya Lubuk Bendahara Kecamatan Rokan IV Koto. Setelah itu  dimakamkan di Pemakaman Umum  (TPU) Lubuk Bendahara Kecamatan Rokan IV Koto.***