Temukan Ganja Kering Tak Bertuan
Kalapas, Minta Tamping Tidak Terlibat Peredaran Narkoba
Petugas Lapas Kelas II A Pekanbaru, bersama personel Polisi saat meninjau lokasi temuan tiga paket ganja kering.
Beritariau.com, Pekanbaru - Paska temuan tiga paket besar ganja kering, pada Jumat (20/8/2021) pagi sekitar pukul 7.00 WIB. Pihak Lapas Kelas II A Pekanbaru langsung mengintensifkan penjagaan.
Kepala Lapas Kelas II Pekanbaru, Herry Suhasmin, Sabtu (21/8/2021) mengatakan, upaya ini dilakukan untuk mencegah kejadian serupa terjadi kembali.
“Tentunya langkah mengintensifkan penjagaan akan semakin diperketat,” ungkap Herry.
Selain itu, pihaknya juga menegaskan bagi tahanan pendamping (Tamping), yang sering berada di lokasi pertanian agar tidak terlibat peredaran ataupun penggunaan narkoba.
“Lokasi tiga paket ganja itu ditemukan dilingkungan sekitar Lapas yang digunakan untuk pertanian,” jelas Herry.
Para Tamping, lanjut Herry, juga diminta untuk melaporkan jika dilain waktu menemukan hal-hal yang dilarang berada didalam lapas.
Sebelumnya, petugas jaga Lapas bernama jaga Rupam 3 bernama Riski Darma Putra, menemukan bungkusan plastik hitam berisikan tiga paket ganja kering.
Petugas ini menemukan paket tersebut, saat akan turun untuk ganti tugas jaga.
Herry Suhasmin, mengatakan, saat ditemukan tiga paket ganja kering dibungkus plastik hitam itu, dikemas menggunakan lakban.
“Kuat dugaan tiga paket ganja tersebut masuk kedalam lingkungan lapas dengan cara dilemparkan seseorang dari luar,” terang Herry.***

