Rp15,4 Miliar Kerugian Negara Akibat Pemprov Salah Kelola

Penulis : user | Minggu, 20 September 2020 - 18:40 WIB

Beritariau.com, Pekanbaru -- Akibat Pemerintah Provinsi (Pemprov) Riau salah dalam pengelolaan pemerintahan dan keuangan, negara mengalami kerugian sebesar Rp15,4 miliar.

Demikian diungkapkan Taufik, Manager Advokasi Forum Independen untuk Transparansi Anggaran (Fitra) Riau kepada wartawan, Minggu (20/9/2020).

Menurut Taufik, secara keseluruhan akibat kinerja pemerintah kabupaten/kota se Riau, termasuk Pemprov, negara menderita kerugiaan Rp46,6 miliar selama 2018 hingga 2019. Kerugian ini dipaparkan dalam hasil Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) 12 Kabupaten/Kota se Riau yang dilakukan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Perwakilan Riau.

''Anehnya, setiap tahun rata rata Pemerintah Kabupaten/Kota se Riau mendapat penilaian WTP (Wajar Tanpa Pengecualian, Red). Tetapi kerugian keuangan negara tetap tinggi. Tak itu saja, ada beberapa Kepala Daerah di Riau yang tersangkut kasus korupsi,'' tukasnya.

Hasil temuan BPK itu, terungkap dari Rp46,6 milar kerugian negara itu, paling banyak terjadi pada Pemprov Riau yang mencapai Rp8,9 miliar tahun 2018 dan Rp6,5 miliar pada tahun 2019.

Kemudian daerah kabupaten/kota di Riau dengan temuan kerugian negara tertinggi terdapat pada pemerintah kabupaten Bengkalis, pada tahun 2018 sebesar Rp3,4 miliar dan tahun 2019 mencapai Rp5,1 miliar.

Menurut Taufik, kerugian negara ini dikarenakan ketidakpatuhan terhadap perundang-undangan, ditemukan sebanyak 170 kasus.

Ini terdiri dari 74 kasus menyebabkan kerugian negara, 32 kasus berpotensi menimbulkan kerugian, 38 kasus yang berakibat adanya kekurangan penerimaan negara/daerah, serta 26 kasus terjadinya penyimpangan administrasi yang tidak berdampak finansial.

Dengan peningkatan jumlah kasus yang ditemukan dalam dua tahun terakhir, kata Taufik, menunjukan bahwa pemerintah daerah tidak mampu untuk memperbaiki kinerjanya.

''Padahal pemerintah daerah setiap tahun diminta untuk memperbaiki kinerjanya, baik dalam penyelenggaraan pemerintahan maupun memperbaiki tata kelola anggaran daerah,'' kata Taufik lagi. * (Den)

Laporkan Berita dan Peristiwa Sekitar Anda ! SMS ke : 081378705055 atau ke alamat email : redaksi@beritariau.com (harap lampirkan identitas diri).


Berita Terkait :

Komentar Via Facebook :