387 Personil Satgas Diturunkan Buru Warga Tak Patuh Protokol Kesehatan

Penulis : user | Minggu, 20 September 2020 - 14:47 WIB

PELEPASAN : Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi melepas Satgas Pemburu Teking Covid-19 di halaman kantor Walikota Pekanbaru, Minggu (20/9/2020).

Beritariau.com, Pekanbaru  -- Sebanyak 387 personil gabungan dari unsur Samapta Polresta Pekanbaru, Satpol PP, Dinas Perhubungan dan TNI dikerahkan untuk memburu warga yang masih tidak mau mematahui Protokol Kesehatan untuk memutus mata rantai penyebaran virus Corona atau Covid-19.

Penegasan itu disampaikan Kapolda Riau Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi usai memimpin rapat apel Satgas Pemburu Teking Covid-19 Operasi Yustisi di halaman perkantoran baru Walikota Pekanbaru, Kecamatan Tenayan Raya, Minggu (20/9/2020).

Menurut dia, Satgas Pemburu Teking Covid-19 ditujukan bagi mereka yang tidak juga patuh dengan penerapan Protokol Kesehatan. Isitlah Teking sendiri disepakati setelah dirinya berdiskusi dengah masyarakat Melayu. Teking itu berarti keras kepala.

Operasi Yustisi ini, kata Kapolda, sifatnya tidak lagi menghimbau tetapi akan memburu bagi siapa saja yang masing teking terhadap penerapan Protokol Kesehatan.

''Para pelanggarnya kita akan berikan sanksi, baik itu sanksi administrasi maupun sanksi lain yang sudah diatur di dalam Peraturan Gubernur ataupun Peraturan Walikota. Sebentar lagi ktia akan ada Peraturan Daerahnya,'' pungkas Agung, Kapolda Riau.

Pelepasan Satgas Pemburu Teking ini ditandai dengan pengibaran bendera yang disaksikan Wakil Gubernur Edy Natar Nasution, Walikota Pekanbaru Firdaus sera beberapa perwakilan Forkopimda Provinsi Riau dan Pemko Pekanbaru. * (Den)

Laporkan Berita dan Peristiwa Sekitar Anda ! SMS ke : 081378705055 atau ke alamat email : redaksi@beritariau.com (harap lampirkan identitas diri).


Berita Terkait :

Komentar Via Facebook :