Beugh ! Sparepart Alat Berat pun Digasak Garong

Ilustrasi | Beritariau.com 2014
Beritariau.com, Pekanbaru - Kabupaten Rokan Hilir (Rohil) tampaknya sasaran empuk bagi para perampok. Belum terungkap kasus perampokan terhadap satu keluarga, kini, para garong kembali beraksi. Bahkan, pelaku menggunakan senjata api yang digunakan mengancam korbannya, dan tak segan-segan meletuskan senpi itu jika korban melakukan perlawanan.
Kabid Humas Polda Riau, AKBP Guntur Aryo Tejo, Rabu (5/11/14) mengatakan, dari laporan yang diterima pihaknya pelaku beraksi dini hari pada Senin sekitar pukul 02.00 WIB.
"Saat kejadian, alat berat dijaga oleh korban bernama Misnal, kelompok rampok bersenpi ini menjarah sparepart alat berat ekskavator senilai Rp150 Juta milik Zulkifli (55) di Dusun Sano Rantau Bais Kecamatan Tanah Putih setelah sebelumnya menganiaya dan melumpuhkan penjaga alat berat," ujar Guntur.
Saat itu, kata Guntur, korban sedang bekerja tiba-tiba didatangi para pelaku yang tanpa sungkan langsung menodongkan senpi dan melumpuhkannya. Dari penuturan korban kepada polisi, pelaku diduga lebih dari dua orang. Korban dianiaya dan langsung disekap oleh pelaku.
"Dalam kondisi penjaga tak berdaya, pelaku leluasa mengambil barang-barang sparepart alat berat berupa satu unit panel, satu unit komputer elektrik, sepasang handle, dan satu unit Valve dengan total nilai Rp150 Juta. Usai beraksi, pelaku kemudian meninggalkan korban seorang diri di lokasi," terang Guntur.
Peristiwa ini kemudian bisa diketahui setelah korban melaporkan apa yang dialaminya pada ketua RT setempat Dedi yang meneruskan informasi ini pada pemilik excavator Zulkifli. Bersama mereka melaporkan aksi pelaku ke Polres Rohil dengan harapan dapat diungkap siapa pelaku perampokan itu.
"Saat ini jajaran Polres Rohil masih melakukan penyelidikan dengan mengumpulkan keterangan saksi serta bukti-bukti terkait," pungkas Guntur.
Aksi perampokan memang masih menjadi tindak kriminal yang marak terjadi di Riau. Sebelum peristiwa ini, Sabtu (1/11) kemarin, dua perampokan terjadi di dua lokasi berbeda. Di kabupaten Rokan Hilir (Rohil) pelaku menggunakan senjata api (senpi) melarikan uang Rp32 juta.
Sementara di kabupaten Kuantan Sengingi (Kuansing), pelaku bersenjata tajam (sajam) berhasil melarikan mobil milik korban. Namun, belum satupun dari beberapa perampok ini yang ditangkap. [Pan]

