Pengedar Acungkan Pistol Kepada Polisi

Kapolda Riau nyatakan Perang, 2 Pengedar Narkoba ditembak Mati

ilustrasi

Beritariau.com, Pekanbaru - Dua orang Sindikat Pengedar Narkoba Jaringan Internasional, Jumat (17/10/19) dini hari, ditempat oleh aparat kepolisian karena melakukan perlawanan saat akan ditangkap di Kota Dumai. Keduanya dilaporkan tewas seketika.

Informasi yang dihimpun, penembakan terjadi di Jalan Soekarno Hatta, Kota Dumai sekitar pukul 01.30 dini hari tadi. Keduanya diburu Polisi saat mengendarai mobil Pajero.

Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Riau, Irjen Pol Agung Setya Imam Effendi, mengatakan petugas terpaksa melakukan tindakan tegas terukur terhadap dua bandar itu karena telah mengancam keselamatan petugas saat proses penggerebekan.

"Tadi malam ada tindakan tegas yang dilakukan petugas, karena pelaku mengeluarkan senjata jenis pistol revolver, sehingga kemudian dilakukan penembakan," kata Agung didampingi Kabid Humas Polda Riau, Kombes Pol Sunarto, Jumat petang.

Atas tewasnya kedua pengedar tersebut, pihaknya mengucapkan turut berbelasungkawa dan akan melakukan proses hukum lanjutan sesuai mekanisme yang berlaku.

"Saat itu kita menemukan 5 kilogram (sabu) dari barang yang dibawa oleh yang bersangkutan. Ternyata, setelah kita identifikasi, masih sama (Jaringan) dengan yang kita tangkap di Bengkalis dan ini akan terus kita kembangkan," lanjutnya.

Lebih lanjut Ia mengatakan, pihaknya saat ini akan terus memburu para gembong narkoba kelas internasional itu yang sangat meresahkan masyarakat.

"Ini masih ada kaitannya dengan yang 89 Kilogram kemarin, ini jaringan internasional. Kita akan terus mencari bandar dan pengedar dan tim terus mencari. Ya, ini adalah langkah kita untuk offensif untuk memerangi narkoba. Tentunya, kita akan bertindak profesional karena kita paham sekali upaya-upaya penegakan hukum untuk melawan perilaku dan menghentikan peredarannya," tutupnya. (bam)