Kapolda Riau Sebut Kapolsek Kampar Kiri Didukung oleh Ninik Mamak

Ilustrasi | Beritariau.com 2014
Beritariau.com, Pekanbaru - Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Riau Brigjen Pol Dolly Bambang Hermawan mengaku mendapat surat dari tokoh masyarakat yaitu Ninik Mamak di Kecamatan Kampar Kiri Kabupaten Kampar, terkait dilaporkannya Kapolsek Kampar Kiri Kompol Amril.
"Surat itu berisikan dukungan dari para ninik mamak atau tokoh masyarakat terhadap Kapolsek Kampar Kiri, ini menjadi bahan penyelidikan," ujar Dolly di Mapolda Riau usai melaksanakan Sholat Jum'at, (31/10/14).
Dolly menegaskan, jajarannya di Bidang Profesi dan Pengamanan (Bid Propam) saat ini terus menyelidiki dugaan penganiayaan yang dilakukan Kapolsek Kampar Kiri Kompol Amril, terhadap Angky, warga disana.
"Masalah penganiayaan terhadap warga itu sedang diteliti. Alat bukti masih dikumpulkan, dan ini masih berjalan," jelasnya.
Menurut Dolly, laporan dari masyarakat terhadap suatu permasalahan wajib diterima. Terbukti atau tidak seseorang dalam melakukan tindak pidana, merupakan tugas penyidik Polri untuk mendalaminya.
"Masyarakat memang sering berdemo terkait kasus ini. Percayakan saja kepada polisi karena akan didalami. Kita juga tidak bisa melarang demonstrasi karena sudah diatur undang-undang, asal jangan anarkis," tegas Dolly.
Disamping itu, kata Dolly, dirinya juga menerima surat dari tokoh masyarakat dan ninik mamak di Kampar Kiri. Dalam surat itu, mereka mendukung Kapolsek Kampar Kiri Kompol Amril.
"Surat ini akan menjadi pertimbangan dalam kasus ini, bukan yang meringankan. Kalau dijadikan meringankan, berarti Kapolsek sudah dinyatakan bersalah. Kan masih belum," jelas Dolly.
Kasus ini memang perlu diperhatikan dari berbagai satu sisi. Sebagian ada yang meminta Kapolsek Kampar kiri dicopot karena dituding menganiaya warga. Sementara sebagian lainnya ada yang mendukung.
"Kedua sisi ini harus diperhatikan. Dan itu tuga kita mendalaminya. Masyarakat serahkan dan percayakan kepada Polri," pungkas Dolly. [Pan]

