Robert Sebut Penindakan Belum Usai
Kapolresta Pekanbaru : Yang Merasa Preman, Menyingkir !
Mobil Team Pemburu Preman Polresta Pekanbaru Berkeliaran | Beritariau.com 2014
Beritariau.com, Pekanbaru - Maraknya aksi kriminalitas di kota Pekanbaru kini menjadi prioritas pihak kepolisian. Sejumlah korban aksi kejahatan ada yang dalam kondisi kritis, adapula yang tewas ditempat. Aksi kriminal itu diantaranya pencurian dengan kekerasan (curas) pencurian dengan pemberatan (curat) dan pencurian kendaraan bermotor (curanmor).
Terkait itu, Kapolresta Pekanbaru Kombes Pol Robert Haryanto Watratan, Kamis (30/10/14), mengaku pengungkapan kasus-kasus ini belum selesai. Sebab, ada sejumlah kelompok orang yang disebut preman, berpotensi melakukan aksi kriminalitas yang harus ditangkap.
"Bagi yang merasa preman, silahkan menyingkir dari Pekanbaru. Jika tidak, akan kami tangkap," kata Robert.
Robert mengingatkan kepada para preman, agar tak berkeliaran. Alasannya, Tim pemburu Preman akan menggelar operasi besar-besaran.
"Kita sudah mengingatkan dari sekarang, jangan sampai nanti ada komplain dari anggota keluarga preman yang nanti kita tangkap," jelas Robert.
Ketegasan ini diungkapkan Robert karena gerah atas ulah pelaku kejahatan yang belakangan semakin nekat beraksi di jalanan dan sudah meresahkan masyarakat.
"Indikasinya preman bisa jadi adalah pelaku kejahatan, jadi dengan menggelar razia besar-besaran kita bisa menekan angka kasus kriminalitas," ungkap Robert.
Untuk memburu preman itu, beberapa minggu ini Polresta Pekanbaru sudah mengerahkan mobil truk Dalmas (Pengendalian Massa) yang biasanya turun saat ada aksi unjukrasa, yang dimodifikasi menjadi mobil pemburu preman yang bertuliskan "Team Pemburu PREMAN Polresta Pekanbaru". Mobil truk dalmas itu berkeliaran di beberapa ruas jalan Pekanbaru. [Baca : Buat Para Preman di Pekanbaru, Ini Hadiah dari Kapolresta Robert]
"Selain mengerahkan truk patroli, dalam pekan ini dan seterusnya, kita juga akan menggelar razia terhadap seluruh preman di Pekanbaru, sementara untuk masyarakat yang menemukan adanya preman, agar bisa menghubungi kami (polisi) di call center 110, bebas pulsa," lanjutnya.
Robert menegaskan, pihaknya tak akan segan-segan dalam menindak para pelaku dan preman yang melakukan tindakan kejahatan pada warga.
"Keamanan dan ketertiban warga Pekanbaru jadi prioritas utama kita, siapapun yang bebuat kejahatan, kita sikat," tegas Robert.
Khusus pelaku kejahatan bersenpi (senjata api), dan sajam (senjata tajam), pihaknya mengaku tak akan segan-segan untuk melumpuhkan dengan terukur.
"Jika pelaku sudah bertindak membahayakan warga dan anggota, itu sesuai dengan instruksi Kapolda Riau sebelumnya. Karena senjata petugas bukan alat pajangan, akan kita lumpuhkan," pungkas Robert. [Pan]

